KABUPATEN SUKABUMI

Dihajar Banjir dan Longsor, Masyarakat Jampangtengah Gerah dan Tuntut Pemerintah Sukabumi Turun Tangan

×

Dihajar Banjir dan Longsor, Masyarakat Jampangtengah Gerah dan Tuntut Pemerintah Sukabumi Turun Tangan

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI – Kecamatan Jampangtengah adalah salah satu titik langganan bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Sukabumi. Bosan terus menerus dihajar bencana hidrometeorologi, masyarakat Jampangtengah mengeluarkan pernyataan sikap kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

Hal ini dapat dilihat dari rekaman video berdurasi 1 menit 22 detik yang diunggah akun instagram Paguyuban Armada 1976. Dalam video tersebut, terekam sejumlah orang berdiri di depan landmark Alun-alun Jampangtengah pada malam hari. Mereka mengaku berasal dari Paguyuban Armada 1976 dan Aliansi Masyarakat Jampangtengah.

Bank bjb Tandamata

Pernyataan sikap pertama, massa menyatakan duka cita dan simpati mendalam atas musibah banjir dan longsor yang melanda beberapa wilayah di Kecamatan Jampangtengah dan sekitarnya. Kedua, massa menganggap bahwa fenomena bencana ini tidak sepenuhnya akibat faktor alam.

“Kami menilai bahwa fenomena ini tidak sepenuhnya diakibatkan oleh intensitas curah hujan yang tinggi. Kerusakan lingkungan hidup diduga menjadi aktor utama dalam bencana yang terjadi di beberapa wilayah Jampangtengah,” ucap sang orator.

Kemudian, massa menuding adanya aktivitas pertambangan di beberapa wilayah Kecamatan Jampangtengah menjadi penyebab kerusakan lingkungan. Untuk itu, massa menuntut agar Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi segera turun tangan dalam menanganani kerusakan lingkungan. Hal ini agar terciptanya lingkungan hidup yang aman dan lestari.

“Kami menuntut dengan tegas kepada pemerintah untuk memberikan sanksi bagi pelaku pengrusakan dan pencemaran lingkungan dalam kegiatan usaha perindustrian,” lanjutnya.

“Semoga wilayah yang terdampak banjir dan longsor segera pulih dan pemerintah bisa segera bertindak untuk menertibkan pelaku pengrusakan lingkungan,” pungkas sang orator. (izo)