Selain usaha pangan, kawasan pertanian di desa juga tengah dikembangkan menjadi destinasi agrowisata edukatif. Salah satu ikon yang telah hadir adalah Jenderal Cafe, sebagai pusat ekonomi kreatif dan wisata komunitas.
Staf Ahli Bupati Sukabumi, Jujun Junaedi, menyambut baik kolaborasi antara TNI, pemodal, dan pemerintah desa. Ia berharap model ini dapat direplikasi di desa lain sebagai bentuk ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Koperasi Merah Putih adalah fondasi baru bagi tumbuhnya ekonomi desa yang kuat dan mandiri,” kata Jujun.
Dengan pendekatan kolaboratif dan partisipasi aktif masyarakat, peluncuran Koperasi Merah Putih di Desa Sasagaran menjadi tonggak penting dalam pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal dan ketahanan wilayah.(den/d)






