Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menjelaskan pembangunan dilakukan di atas lahan pemerintah daerah seluas 34.400 meter persegi. Setiap rumah dirancang tahan gempa dengan sentuhan arsitektur khas Sunda, menggunakan material bambu dan kayu, berukuran 36–60 meter persegi dengan nilai sekitar Rp35 juta per unit.
Pembangunan dibagi dalam tiga tahap: April–Juni sebanyak 20 unit, Juli–September 30 unit, dan Oktober–Desember 38 unit. Total 86 unit ditargetkan rampung tahun ini. Proses konstruksi melibatkan Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi serta partisipasi warga yang bekerja sukarela.
Salah satu penerima manfaat, Hasyim, menyampaikan rasa syukur atas program tersebut. “Kami akan merawat rumah ini dan membangun kehidupan sosial yang harmonis di lingkungan baru,” ucapnya.(ndi/d)




