“Kami berharap pemerintah daerah bisa memberikan perhatian dan prioritas. Jika sudah ada dukungan, bisa dikombinasikan dengan swadaya masyarakat melalui gotong royong,” jelas Kusyana.
Ia menegaskan bahwa meskipun yang ambruk adalah bagian atap dan plafon, kondisi seluruh ruang kelas sudah sangat mengkhawatirkan dan tidak memenuhi standar keamanan.
“Karena itu, madrasah ini kami usulkan menjadi prioritas dalam program P2WKSS agar segera direnovasi,” tegasnya.
Kusyana menutup dengan harapan besar agar kegiatan belajar-mengajar di MD Nurul Hikmah dapat segera kembali berjalan dengan aman dan nyaman. “Kami akan terus mendorong percepatan penanganan bersama pihak desa dan kabupaten,” pungkasnya.(den/d)




