Bu Kapolresta Sukabumi Panen Sorgum 1,8 Ton di Kebonpedes, Mantap!

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni beserta jajarannya dan Pemdes Kebonpedes saat panen sorgum di kawasan Balesawala, tepatnya di Kampung Babakan Ranji, RT 01/09, Desa/Kecamatan Kebonpedes, Kamis (17/12). FOTO : DENDI/RADAR SUKABUMI

KEBONPEDES – Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni beserta jajarannya menggelar panen perdana tanaman sorgum di kawasan Balesawala, tepatnya di Kampung Babakan Ranji, RT 01/09, Desa/Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi Kamis (17/12).

“Kami bersama keluarga besar Polres Sukabumi Kota dan pemerintah Desa Kebonpedes beserta KWT Panteus melaksanakan kegiatan panen sorgum. Waktu itu, kami menanam sekitar pada 27 Agustus 2020 lalu dan tiga bulan kemudian langsung bisa di panen,” jelas AKBP Sumarni kepada Radar Sukabumi, Kamis (17/12).

Bacaan Lainnya

Dari lahan sekira 600 meter persegi ini, sambung Sumarni, pihaknya merasa bersyukur karena bisa menghasilkan sorgum sekitar 1,8 ton. “Alhamdulillah KWT disini semangat menanam shorgum dan Insya Allah akan dikembangkan di lahan yang lebih luas lagi,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan dan motivasi Polres Sukabumi Kota kepada masyarakat, khususnya bagi warga Desa/Kecamatan Kebonpedes terkait dengan zona dan pengembangan ketahanan pangan. “Insya Allah keberhasilan panen shorgum di Desa Kebonpedes ini, akan dijadikan pilot projek untuk dikembangkan di wilayah lain, khsususnya di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota,” imbuhnya.

Sumarni juga menjelaskan bahwa biji tanaman sorgum dipecah kulitnya untuk dijadikan tepung atau dijadikan biji beras shorgum untuk dikonsumsi. “Selain itu, kami juga akan siap membantu dalam hal pemasarannya,” bebernya.

Masih di tempat yang sama, Kepala Desa Kebonpedes, Dadan Apriandani mengatakan, pihaknya mengucapkan terimakasih kepada Kapolres Sukabumi Kota yang sudah membantu menjaga ketahanan pangan di wilayahnya tersebut. “Alhamdulillah, sudah 3 bulan 10 hari dari masa penanaman sampai sekarang memasuki musim panen. Hasilnya cukup memuaskan,” katanya.

Dengan panen sorgum dan zona ketahanan pangan ini, ujar Dadan, pemerintah Desa Kebonpedes terus mendapatkan dukungan oleh Polres Sukabumi Kota. Meski demikian pihaknya meminta agar program ini dilakukan secara kontinyu khususnya dalam pemasaran sorgum. “Tetapi persoalan itu sudah dijawab oleh Ibu Kapolres Sukabumi Kota untuk membantu pemasaran hasil dari panen shorgum itu,” bebernya.

Untuk itu, setelah panen perdan aini pihaknya akan melakukan penambahan lahan untuk kembali dikembangkan dalam penanaman sorgum. “Kita punya sawah aset desa yang tidak digarap, makanya akan ditanami shorgum,” timpalnya.

Selain sorgum di kawasan Balesawala, kata Dadan lagi, juga terdapat pertanian terpadu mulai dari tanaman padi, sayuran, perikanan, peternakan bebek dan lainnya.

“Saya berharap ke depannya lebih maju lagi. Disini ada KWT, Bumdes dan Karangtaruna. Insya Allah nanti Bumdes akan berperan aktif. Salah satunya, semua roda dan pertumbuhan ekonomi di Desa Kebonpedes akan dikelola oleh Bumdes. Ini kami lakukan sebagai sebagai salah satu bentuk upaya pemerintah desa dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi warga agar lebih sejahtera,” pungkasnya. (Den)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.