Stand BPBD juga menarik perhatian pengunjung dengan menampilkan berbagai peralatan tim rescue, seperti pemotong besi, senso evakuasi, dan alat pengolah air bersih yang mampu mengubah air kotor menjadi air siap minum di lokasi bencana. “Alat ini sangat vital, terutama saat bencana ketika akses air bersih terbatas,” tambah Deden.
Lebih dari sekadar memamerkan teknologi, BPBD menekankan bahwa edukasi masyarakat adalah kunci utama dalam menghadapi bencana. “Kami ingin masyarakat lebih paham, lebih siap, dan mampu merespons dengan cepat. Semakin siap kita hari ini, semakin banyak nyawa yang bisa diselamatkan,” pungkasnya.(ndi/d)




