BPBD Kabupaten Sukabumi Catat Kerugian Akibat Bencana Capai Ratusan Juta

DITINJAU: Petugas P2BK Curugkembar, saat meninjau lokasi gorong-gorong rusak yang menghambat arus lalu lintas di Jalan Raya Kabupaten Sukabumi, tepatnya di Kampung Cibogo, RT 02/RW 01, Desa Cimenteng, Kecamatan Curugkembar, belum lama ini.
DITINJAU: Petugas P2BK Curugkembar, saat meninjau lokasi gorong-gorong rusak yang menghambat arus lalu lintas di Jalan Raya Kabupaten Sukabumi, tepatnya di Kampung Cibogo, RT 02/RW 01, Desa Cimenteng, Kecamatan Curugkembar, belum lama ini.

SUKABUMI — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, mencatat bencana alam sepanjang dua pekan terakhir ini, telah menyebabkan kerugian materil hingga mencapai ratusan juta rupiah.

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Wawan Godawan Saputra melalui Manager Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna kepada Radar Sukabumi mengatakan, berdasarkan data sementara kejadian bencana alam yang tercatat di Pusdalop PB Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, terhitung sejak awal Juni 2023 sampai 16 Juni 2023 itu, terdapat delapan kali kejadian bencana.

Bacaan Lainnya

“Delapan bencana alam itu, enam bencana diantaranya karena longsor dan dua bencana lainnya akibat angin kencang,” kata Daeng kepada Radar Sukabumi pada Minggu (18/06).

Delapan bencana alam yang terjadi sepanjang dua pekan lalu itu, telah tersebar di wilayah Kabupaten Sukabumi. Yakni, Kecamatan Curugkembar, Cikakak, Sagaranten, Jamoangkulon, Cidadap, Kecamatan Sukabumi, Palabuhanratu dan Kecamatan Nyalindung.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa pada bencana itu. Hanya, saja berdasarkan inventarisir sementara jumlah kerugian mencapai Rp147 juta,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, delapan bencana alam yang terjadi karena faktor cuaca ekstrim ini, terdiri dari Kecamatan Curugkembar, Desa Cimenteng, Kampung Cibogo, RT 02/RW 01, telah menyebabkan longsor hingga merusak gorong-gorong ambruk pada 02 Juni 2023.

Sementara di Kampung Cihangasa, RT 01/RW O8, Desa Sirnaraga, Kecamatan Cikakak, pada 05 Juni 2023, bencana longsor menyebabkan jembatan di wilayah itu rusak sedang hingga tidak bisa dilintasi pengguna jalan.

Sedangkan di Kampung Cisuren, RT 02/RW 03, Desa Gunungbentang, Kecamatan Sagaranten, pada 06 Juni 2023 longsor merusak TPT jalan panjang 5 meter dan tinggi 2 meter. Pada 06 Juni 2023 di Kampung Warung Jajar, RT 05/RW 04, Desa Mekarjaya, Kecamatan Jampangkulon, bencana longsor merusak TPT jalan sepajang 5 meter dengan lebar 1,5 meter.

Pada 06 Juni 2023 di Kampung Cisaar, RT 011/RW 002, Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap, bencana longsor menyebabkan TPT jalan sepanjang 12 meter dan tinggi 4 meter dan menyebabkan kerusakan jembatan dengan kategori rusak sedang serta merusak area persawahan.

Ditempat yang berbeda, di Kampung Gang Bancet, RT 05/RW 03, Desa Karawang, Kecamatan Sukabumi pada 13 Juni 2023, bencana longsor merusak TPT jalan setinggi 14 dan panjang 20 meter dan di Kampung Babakan Teladan, RT 04/RW 03, Desa Jatanti, Kecamatan Palabuhanratu pada 16 Juni 2023 angin kencang menyebabkan kerusakan rumah dua KK dengan jumlah jiwa 6 orang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *