Kepala BNN Kabupaten Sukabumi, AKBP Yus Danial menambahkan, tes urine narkoba ini bertujuan untuk memastikan kondisi sopir jelang Idul Fitri. Selain itu, langkah tersebut juga sebagai Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).
“Semuanya menjalani pemeriksaan, namun sampai saat ini hasil tes urine masih negatif, ini kami lakukan untuk memastikan pengemudi angkutan tidak membahayakan penumpang,” terangnya.

Sementara itu, Wandi, sopir bus MGI mengaku cukup kaget dengan adanya operasi yang melibatkan BNN itu. Kendati demikian, dirinya siap untuk diperiksa karena merasa tidak mengkonsumsi Narkoba.
“Saya dan kendektur diperiksa, hasilnya negatif karena memang saya tidak memakainya. Operasi seperti ini memang harus dilakukan demi kenyamanan semua pihak,” singkatnya.
(cr15/d)




