Baznas Kabupaten Sukabumi Jadi Contoh Baznas di Indonesia

CISAAT – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sukabumi menjadi percontohan Baznas di Indonesia. Tidak hanya tata kelola dan operasional lembaga Baznas yang menjadi percontohan, gedung 1.000 juga menjadi simbol kebangkitan zakat di Kabupaten Sukabumi.

Kemarin (27/12), Baznas Kota Cimahi melakukan study banding tentang operasional dan tata kelola di Baznas Kabupaten Sukabumi. Rombongan yang langsung dipimpin Ketua Baznas Kota Cimahi, KH Asep itu mempelajari tentang penghimpunan, pendistribusian, sistem dan manajemen Baznas Kabupaten Sukabumi.

Bacaan Lainnya

Ketua Baznas Kabupaten Sukabumi, U Ruyani menjelaskan, Gedung 1000 yang dibangun dari infak 2,4 juta masyarakat Kabupaten Sukabumi ini menjadi simbol kebangkitan zakat, infak dan sedekah. Oleh karenanya, Baznas Kabupaten Sukabumi kerap didatangi Baznas dari daerah lain untuk melakukan study banding

“Gedung yang dibangun dari infak Rp1000 ini menjadi cerminan kesadaran berzakat masyarakat Kabupaten Sukabumi cukup baik, selain itu pengeloaan Baznas Kabupaten Sukabumi dinilai baik sehingga cukup banyak daerah yang mempelajarinya,” jelasnya kepada Radar Sukabumi.

Gerakan infak Rp1000 yang dimulai 2010 silam, lanjut Ruyani bisa mendanai pembangunan Gedung 1000 yang menghabiskan dana mencapi Rp2,4 miliar. Dirinya berharap, diseluruh Indonesia lahir ribuan Gedung 1000 sebagai wujud kebangkitan zakat, infak dan sedekah di Indonesia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *