Baznas Kabupaten Sukabumi Bantu Bayi Penderita Hidrosefalus

RADARSUKABUMI.com — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sukabumi, mendistribusikan bantuan kesehatan untuk Hanin bayi berusia sembilan bulan penderita hidrosefalus di Kampung Warungkiara RT (3/1) Desa/Kecamatan Warungkiara.

Dari informasi yang diperoleh Radar Sukabumi, putra dari pasangan suami istri (Pasutri) Rio Paturaikhan (23) dan Triya Septis Gunadi (23) ini mengalami gangguan penyakit sejak usia enam bulan, kepalanya mulai membesar dan baru dilakukan pemeriksaan oleh dokter setelah anak berusia tujuh bulan.

Bacaan Lainnya

“Karena keterbatasan biaya sehingga anak ini baru dilakukan pemeriksaan setelah usianya tujuh bulan. Sehingga kami saat ini memberikan bantuan untuk pengobatan, pada hari ini untuk pemeriksaan awal Hanin akan ditindakan secara medis di RSUD Sekarwangi dan di scen di RS Kartika Cibadak,” kata Kepala Bidang Administrasi Umum Baznas Kabupaten Sukabumi, M Kamaludin kepada Radar Sukabumi, kemarin (8/7).

Lebih Lanjut Kamal, pendistribusian bantuan ini bermula ketika adanya laporan dari pemerintah desa setempat dan masyarakat sehingga Baznas Kabupaten Sukabumi langsung melakukan pengecekan ke lokasi hingga dikucurkan bantuan untuk pengobatan anak tersebut.

“Setelah ada laporan, kami bergerak cepat untuk mengecek keberadaan anak tersebut dan ternyata benar saja kondisi anak mengalami pembesaran dibagian kepala,” ungkapnya.

Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Baznas Kabupaten Sukabumi terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Bukan hanya bantuan materi saja, namun Baznas sudah berkomunikasi dengan Baznas Provinsi Jawa Barat dan Baznas Pusat untuk penanganan selanjutnya.

“Ya, sudah dikomunikasikan mudah-mudahan bantuan bukan hanya dari kami saja tetapi juga Baznas Provinsi Jabar dan Pusat,” paparnya.

Pihaknya berharap, masyarakat dapat menaruh kepercayaan kepada Baznas dalam mengelola Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) sehingga kedepan bisa menyalurkan ZIS nya melalui lembaga yang jelas.

“Karena memang masih banyak masyarakat yang menyalurkan ZIS nya tidak melalui Baznas. Untuk itu, kami harap masyarakat bisa menyalurkan ZIS nya melalui Baznas sehingga akan banyak lagi warga membutuhkan yang bisa merasakan manfaatnya,” pungkasnya. (bam/d)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *