Alhamdulilah, Kasus COVID-19 di Kabupaten Sukabumi menurun drastis

  • Whatsapp
Covid-19
Peta perkembangan sebaran kasus COVID-19 di Kabupaten Sukabumi, Jabar pada Rabu, (8/9). (Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Sukabumi)

SUKABUMI — Humas Satuan Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Sukabumi Eneng Yulia mengatakan dalam beberapa pekan terakhir ini kasus COVID-19 di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menurun drastis, dari puluhan bahkan pernah ratusan per hari menjadi hanya satuan.

“Hasil pendataan dan laporan kasus COVID-19 dari satgas tingkat kecamatan, rumah sakit dan lainnya, pertambahan kasus warga yang terkonfirmasi positif COVID-19 terus mengalami penurunan yang drastis,” katanya di Sukabumi, Rabu, (8/9).

Bacaan Lainnya

Ia menjelaskan pada Juli dan Agustus hampir setiap harinya kasus COVID-19 bertambah puluhan, bahkan pernah satu hari kasusnya bertambah lebih dari seratus kasus, namun sejak awal September hingga memasuki pertengahan bulan terjadi penurunan kasus yang drastis hanya pada angka satuan .

Seperti pada Rabu ini, warga yang terkonfirmasi positif bertambah tiga orang, namun jumlah yang sembuh lebih besar yakni sembilan orang. Sama halnya di hari-hari sebelumnya jumlah pasien yang sembuh lebih tinggi dibandingkan kasus baru.

Diharapkan, kasus COVID-19 ini terus menurun dan pasien yang masih menjalani isolasi baik mandiri maupun di rumah sakit segera sembuh agar aktivitas masyarakat bisa kembali normal, namun tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Menurut Eneng, menurunnya angka kasus COVID-19 bukan berarti pihaknya menurunkan pelaksanaan testing (pemeriksaan), tracing (identifikasi) dan treatment (penyembuhan), tetapi tingkat kesadaran warga dalam menerapkan protokol kesehatan yang samakin disiplin serta upaya pencegahan yang masif dan berkelanjutan terus dilakukan Pemkab Sukabumi bersama unsur forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda).

Kemudian percepatan program vaksinasi massal juga dilakukan di berbagai lokasi agar seluruh warga (yang memenuhi syarat dan sesuai ketentuan) bisa mendapatkan vaksin COVID-19.

“Meskipun kasus COVID-19 terus menurunkan, bisa saja sewaktu-waktu kembali melonjak. Untuk itu, kami tidak henti-hentinya mengimbau kepada warga agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, karena virus ini masih bergentayangan dan siapapun bisa menjadi korbannya,” tambahnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *