“Kalau total pedagang sekarang belum tahu, namun dari data kami ada 3.361, namun hanya setegahnya yang masih aktif. Jumlah kiosnya sekitar 3.000 an,” jelasnya.
Pihaknya berharap pemerintah segera membuatkan pasar sementara. Mereka beraharap lokasinya jangan terlalu jauh dari pasar Banjarsari. “Kami berharap segera ada relokasi di pasar semantara, agar bisa jualan menjelang Lebaran,” ucap pedagang sembako ini.
Sementara itu, salah satu pedangan tekstil, Desy, mengaku pihaknya sudah berusaha menyelamatkan barang dagangan sejam semalam, namun tidak diperbolehkan petugas.
“Semalam mau masuk tidak boleh, akhirnya pagi ini kita selamatkan sebisa mungkin,” kata pedagang pakaian dan kain di lantai satu.
Nampak, agar cepat dirinya dibantu beberapa karyawan, serta petugas dari Satpol dan Polisi yang berada dilokasi turut mengamankan barang dagangan.
Wali Kota Pekalongan Saelany Mahfudz mengatakan, segera melakukan rapat untuk membahas lokasi relokasi para pedagang yang menjadi korban kebakaran.



