“Nanti korbannya orang tua. Pinjam ke bank emok. Itu kan yang terjadi,” tegas Dedi dikutip dari RMOLJabar.
Dengan kebijakan ini, Pemprov Jabar berharap tradisi kelulusan kembali kepada esensinya, yakni perayaan sederhana penuh makna tanpa membebani ekonomi keluarga.(*)






