JAWA BARAT

Proses Banding di PT-TUN Soal Lahan SMAN 1 Bandung, Sekda Jabar: Harus Dimenangkan dan Diatas Kertas

×

Proses Banding di PT-TUN Soal Lahan SMAN 1 Bandung, Sekda Jabar: Harus Dimenangkan dan Diatas Kertas

Sebarkan artikel ini
sekda-jabar
Sekda Jabar, Herman Suryatman (kiri) dan Kadisdik Jabar, Purwanto. (foto: Ist/ Disdik Jabar)

BANDUNG – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) Herman Suryatman, bersama Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar Purwanto dan beberapa pihak terkait lainnya melakukan konsolidasi soal lahan SMAN 1 Bandung.

Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jabar, kata Herman, memastikan bahwa proses banding atas putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha (PT-TUN) yang mengabulkan gugatan Perkumpulan Lyceum Kristen (LPK) atas lahan SMAN 1 Bandung akan dipersiapkan dengan optimal.

Bank bjb Tandamata

“Kita akan konsen agar proses banding di PT-TUN harus dimenangkan dan di atas kertas, baik dari sisi legalitas, dukungan adminitrasi, riwayat serta berbagai unsur penguat dan alat bukti bahwa ini adalah milik Pemdaprov Jabar, ligitasinya akan kita maksimalkan,” tutur Herman, kutip laman Disdik Jabar, Jumat (13/6/2025).

Ia pun menegaskan, bahwa pihaknya akan berusaha optimal. “Kita akan ikhtiarkan semaksimal mungkin, akan habis-habisan,” tegas Herman.

“Mudah-mudahan sesuai harapan. Saya yakin keadilan itu ada di negeri ini, kita sangat yakin,” tandasnya, menambahkan.

Herman berpesan kepada jajaran SMAN 1 Bandung untuk terus memberikan pelayanan terbaik di tengah dinamika yang ada. “Justru ini adalah momentum untuk mengambil simpati masyarakat dalam situasi ini,” ujar dia.

“The show must go on, jangan sampai mengganggu proses belajar dan SPMB. Jadikan momentum ini untuk meningkatkan spirit,” sambung Herman.

Sedangkan Kadisdik Jabar Purwanto, juga mengatakan, bahwa Pemdaprov Jabar akan menyiapkan bukti-bukti untuk memperkuat tuntutan banding. Litigasi ini tak mengganggu kegiatan belajar mengajar (KBM).dan proses SPMB di sekolah.

“Belum bisa dideteksi ada penurunan minat. Yang pasti, sekolah ini digunakan untuk kepentingan rakyat,” pungkas Purwanto. (Ron/Nzr)