JAWA BARAT

Harga Beras Pengaruhi Inflasi Jabar

×

Harga Beras Pengaruhi Inflasi Jabar

Sebarkan artikel ini
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat Marsudijono memberikan keterangan di Kantor BPS Jabar, Bandung, Jumat (1/3/2024). (Dokumentasi Pribadi)
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat Marsudijono memberikan keterangan di Kantor BPS Jabar, Bandung, Jumat (1/3/2024). (Dokumentasi Pribadi)

Penurunan produksi beras Jawa Barat ini, kata dia, tidak terlepas dari menurunnya luasan lahan sawah tiap tahun di Jawa Barat mengalami penurunan, hingga produksi semakin menurun, apalagi ditambah bergesernya masa tanam yang berdampak pada waktu panen.

Bank bjb Tandamata

Namun demikian, dia mengimbau, pada saat panen raya, tetap harus memperhatikan para petani, jangan sampai tidak dapat menikmati panen raya.

“Kita masih punya waktu untuk memperhatikan kesejahteraan petani, agar dapat terlindungi dan harganya terjaga. Pada bulan April itu panen raya dibarengi dengan Hari Raya Idul Fitri, impor sudah disampaikan akan terjadi di bulan April. Ini menjadi perhatian kita semua,” ujarnya.

Diketahui, harga beras di pasaran sendiri diketahui antara Rp13 ribu sampai Rp15 ribu per kilogram bahkan lebih tinggi untuk beras medium, dan beras premium sampai Rp17 ribu per kilogram atau lebih tinggi.

Terkait inflasi, pada Februari 2024 inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Subang sebesar 4,56 persen.

Sementara, tingkat inflasi bulanan (month to month/mtm) Provinsi Jawa Barat bulan Februari 2024 sebesar 0,45 persen, sedangkan tingkat inflasi sepanjang 2024 (year to date/ytd) sebesar 0,61 persen.(*)