SUKABUMI –Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Gerindra, Dra. Hj. Lina Ruslinawati , menegaskan komitmennya untuk mendukung pemberdayaan petani desa sebagai langkah strategis dalam menciptakan pertanian yang berkelanjutan. Hal ini disampaikan Lina saat menggelar Reses ke I Tahun Sidang 2024-2025 di Desa Sukajaya, Kecamatan Sukabumi , pada Kamis, 14 November 2024 .
Menurut Lina, sektor pertanian desa merupakan tulang punggung ekonomi lokal yang harus terus didukung melalui program-program pemberdayaan. Ia menyoroti penurunan jumlah petani sebagai perhatian serius yang membutuhkan solusi konkret, seperti regenerasi petani untuk menarik minat generasi muda agar terjun ke dunia pertanian.
“Salah satu fokus utama adalah pemberdayaan petani dan regenerasi petani. Saya ingin warga Desa Sukajaya sadar bahwa pertanian adalah tulang punggung ekonomi desa,” terangnya.
Lina juga mengajak pemuda desa untuk melihat pertanian sebagai peluang besar untuk membangun masa depan yang lebih baik.
“Kami ingin pemuda desa menyadari bahwa pertanian bukan hanya pekerjaan, tetapi juga kesempatan untuk membangun masa depan yang lebih baik,” ujar Lina.
Selain regenerasi petani, Lina menekankan pentingnya ketertiban administrasi dalam kelompok tani dan gabungan kelompok tani. Ia mengungkapkan bahwa banyak kelompok tani di Desa Sukajaya mengalami kesulitan dalam mendapatkan bantuan dari pemerintah karena administrasi yang kurang tertib.
“Untuk itu, saya mendorong pemerintah desa bekerja sama dengan pihak terkait untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada kelompok tani agar mereka dapat memenuhi persyaratan administrasi dengan baik,” jelasnya.
Ia berharap dengan administrasi yang lebih tertib, kelompok tani dapat memperoleh bantuan yang lebih banyak dari pemerintah untuk mendukung kegiatan pertanian mereka.
“Bantuan dari pemerintah sangat penting untuk mendukung kegiatan pertanian. Saya berharap dengan administrasi yang lebih tertib, kelompok tani bisa mendapatkan bantuan yang lebih banyak,” tambahnya.
Lina Ruslinawati juga menyoroti dampak positif yang dapat dihasilkan dari pemberdayaan petani dan regenerasi. Dengan dukungan yang tepat, sektor pertanian desa dapat menjadi tulang punggung ekonomi lokal yang lebih kuat, sekaligus membuka peluang bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam pembangunan desa.
“Pertanian yang berkelanjutan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan petani, tetapi juga memperkuat ekonomi desa secara keseluruhan,” tutupnya.
Dengan komitmen Lina Ruslinawati untuk mengawal program-program pemberdayaan petani, diharapkan sektor pertanian desa dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.(adv)






