DPRD Jabar Minta BJB Syariah Harus Lebih Prodoktif, karena Pandemi Mulai Melandai

  • Whatsapp
Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat, Iin Nur Fatinah
Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat, Iin Nur Fatinah

Bandung – Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat, Iin Nur Fatinah mengatakan jika melihat kondisi pandemi saat ini yang mulai melandai, dan PPKM yang turun level, harus menjadi pemicu peningkatan produktivitas Bank BJB Syariah terlebih dari segi pemasukan khususnya di Bojongsoang Kabupaten Bandung.

“Harapan kami Komisi III DPRD Jabar, mudah-mudahan pandemi yang sudah turun level nya di Bojongsoang bisa meningkatkan produktivitas dan pemasukan bagi BJB Syariah Bojongsoang khususnya,” ujarnya di Bank BJB Syariah KCP Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Sabtu, 4 September 2021.

Bacaan Lainnya

Iin meminta Bank BJB Syariah Bojongsoang dapat berkontribusi banyak untuk Pemerintah Provinsi Jawa Barat terutama dari hal penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) ataupun kinerjanya serta dapat lebih pandai untuk menarik nasabah agar tidak berbenturan dengan Bank BJB konvensional.

“Insyaallah bisa lebih banyak lagi berkontribusi untuk pemerintah Jawa Barat, baik dari pemasukannya maupun kinerjanya. Selain itu, diharapkan bjb bojongsoang bisa lebih pandai lagi dalam memilih konsumen dilapangan sehingga tidak berbenturan dengan bjb konvensional,” ujarnya.

Menurutnya, dengan melihat perkembangan anak muda saat ini yang mulai mempelajari ilmu agama islam dan mereka memilih untuk menabung dan berinvestasi di bank syariah, ini bisa menjadi hal yang kompetitif untuk Bank BJB Syariah.

“Boleh jadi dengan kondisi sekarang itu banyak masyarakat yang hijrah terutama generasi muda yang lebih memilih untuk menabung atau berinvestasi dengan menyimpan dana-dananya di bank Syariah, yang insyaallah lebih kompetitif lagi dan lebih berkah lagi kedepannya, sukses untuk Bank BJB Syariah,” tutup Iin.

(Advertorial Humas DPRD Jabar)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *