Pesan Ustaz Bernard Abdul Jabbar Soal Maulid Nabi Muhammad dan Sumpah Pemuda

  • Whatsapp
Ustaz Bernard Abdul Jabbar saat memberikan tausiyah

RADARSUKABUMI.com – Akhir Oktober 2020 ini ada sejumlah peringatan besar yang terjadi, yakni Maulid Nabi Muhammad SAW, Hari Santri dan Hari Sumpah Pemuda. Sejumlah kalangan masyarakat di Cianjur memiliki cara untuk memeringati dua hari penting tersebut.

Bertempat di Masjid Provinsi Jawa Barat yakni Aljabar yang beralamat di Jalan Pelabuham II kilometer 17,2 Kampung Pasirgabug Rt3 Rw3 Desa Bojong Kembar Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi melangsungkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Hari Santri dan Sumpah Pemuda, Rabu (28/10/2020).

Bacaan Lainnya

Peringatan yang berlangsung meriah tersebut turut dihadiri oleh Ustad Drs H Bernard Abdul Jabbar, Ketua DKM Pemprov Raya Aljabar, H. Ruslan Abdullah S.Ag, Anggota Dkm masjid raya Aljabar, H. Ruslan Abdullah S.Ag, Danki Markas Yonif310/KK, Kapten inf Kantir dan santri di wilayah Cikembar.

Dalam ceramahnya, Ustad Drs Bernard Abdul Jabar mengatakan, pada peringatan maulid Nabi Muhammad SAW masyarakat Indonesia harus lebih bersabar di tengah Pandemi Covid-19 yang saat ini melanda.

“Kita harus bersabar, jangan pasrah dan takabur. Terus berikhtiar dalam menghadapi cobaan seperti pandemi Covid-19 yang saat ini melanda,” ujarnya.

Selain itu, pemuda harus meneguhkan ke-islaman generasi muda dan santri sebagai garda terdepan penerus estafet kepemimpinan nasional dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa bangsa dengan mensuritauladani Rasulullah SAW.

“Anak muda itu jangan hanya diam atau dalam bahasa sundanya melempem, tapi kita berjuang dan berjihad di jalan Allah SWT itu jelas akan menuntuk kita masuk surga. Jihat itu bukan perang saja, tapi kita berzikir, mengaji, bersodakoh dan kebaikan yang lainnya,” paparnya.

Lanjutnya, dalam alquran pun sudah dijelaskan mengenai peran anak muda. “Jangan sampai meninggalkan sholat. Orang kafir akan takut kepada Islam jika jamaah sholat shubuhnya sama dengan sholat Jumat. Di pundak pemuda lah negara, bangsa dan agama menjadi ujung tombak kemajuan dan perubahan yang positif. Semoga kita sebagai bagian dari generasi penerus bangsa yang nermanfaat bagi agama, bangsa dan negara,” imbaunya.

Di peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Hari Santri dan Sumpah Pemuda itu pun tidak luput dalam menerapkan protokol kesehatan kepada tamu undangan serta jamaah yang hadir. (kim/rs)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *