Mahasiswa Universitas Suryakancana Dijambret, Pelaku Buron

  • Whatsapp

CIANJUR – Mahasiswi semester akhir Fakultas Hukum (FH) Universitas Suryakancana (Unsur), Vina Nafarina (23) terbaring penuh luka lecet dan memar di RSUD Cianjur.

Vina menjadi korban penjambretan di Perempatan Tugu Pramuka, Jalan Pramuka, Desa Sukamulya, Kecamatan Karangtengah sekitar pukul 10:30 WIB, Sabtu (26/5/2018).

Bacaan Lainnya

Baca juga : Pulang dari Kampus, Vina Dirampok

Wajahnya bengkak. Matanya tertutup. Vina terbaring di ruang Bougenville karena terjatuh dari motor saat dua pelaku hendak mengambil dna menarik tas yang dibawanya. Vina berjibaku mempertahankan tasnya yang berisi kartu ATM, kartu STNK, handphone (HP) dan uang tunai Rp2,5 juta.

Selain itu, Vina pun bersikeras melakukan perlawanan karena di dalam tas miliknya itu terdapat skripsi dari proses perjuangannya selama menempuh bangku perkuliahan di FH Unsur.

Keluarga korban menyebutkan, sebelum kejadian, Vina hendak pulang ke rumahnya di Kampung Cibiuk, Desa Cibiuk, Kecamatan Ciranjang.

begal di cianjur

“Pulang kuliah semester akhir. Dua pelaku kabur dan tasnya diambil oleh kawanan jambret. Kasihan keponakan saya, kini perlu dirawat dengan baik di RSUD Cianjur,” aku Apriani (32), sang bibi.

Dekan FH Unsur, Henny Nuraeny turut prihatin dan berharap agar pihak kepolisian dapat segera menangkap pelakunya. “Civitas Fakultas Hukum turut prihatin. Kasihan karena mau ujian. Semoga aparat kepolisian dapat segera menemukan pelaku,” harapnya.

Kapolsek Karangtengah, Kompol Agus Jamaludin mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan dari keluarga korban. Kini petugas tengah melakukan pengembangan dan giat melakukan patroli.
“Masih buron. Akan terus kami buru sampai dapat,” paparnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Cianjur dari Fraksi Partai Gerindra, Sahli Saidi menambahkan, wilayah Jalan Lingkar Timur (JLT) dan Jalan Pramuka terbilang rawan akan kejahatan. Hal itu terjadi karena minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU). Ia menegaskan, seharusnya ada perhatian serius dari Pemkab Cianjur melalui dinas terkait jangan sampai kecolongan lagi terjadi hal tidak diharapkan.

“Ini kpencurian atau jambret melakukan aksinya di siang bolong. Nah apalagi malam hari mereka lebih leluasa bila memang minim akan penerangan jalan,” kata Anggota Komisi III DPRD Cianjur ini, Minggu (27/5/2018).

Masih menurut Sahli, dirinya siap mendorong dan akan melakukan upaya dan langkah terbaik biar secepatnya dipasang PJU di JLT dan Jalan Pramuka. Waspada bila melintas di JLT dan Jalan Pramuka, apalagi malam hari.

“Mudah-mudahan pelaku cepat tertangkap,” ungkap Sahli yang juga rekan kelas perkuliahan Vina ini.

(radar cianjur/mat)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *