Kloter 1 Calon Jemaah Haji Jabar Tiba di Asrama Kota Bekasi

Jemaah-Haji
CJH Jabar kloter 1 saat antre memasuki Asrama Haji Bekasi, Jumat (3/6).

BEKASI SELATAN – Sebanyak 408 Calon Jemaah Haji (CJH) kelompok terbang (kloter) 1 Provinsi Jawa Barat (Jabar) tiba di Asrama Haji Bekasi, Jalan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi Selatan Jumat (3/6).

Ratusan jamaah haji kloter 1 ini berasal dari Kabupaten Subang. Ada 408 orang terbagi 10 rombangan dan 40 regu.

Bacaan Lainnya

Para CJH ini mulai berdatangan sejak Jumat pagi hingga siang hari dengan menggunakan bus. Mereka diarahkan panitia haji menuju aula untuk diberikan arahan.

Setelah itu, para CJH lalu melengkapi surat-surat di pintu keluar. Dibantu oleh oanitia haji dan mengarahkan para jemaah menuju gedung asrama yang sudah ditentukan.

Kakanwil Kemenag Prov Jawa Barat selaku Ketua PPIH Emberkasi Jakarta-Bekasi, Ajam Mustajam, mengatakan jemaah kloter pertama ini berjumlah 408 orang. Mereka dibagi menjadi 10 rombongan dan 40 regu.

“Jamaah ini berasal dari Kabupaten Subang yang jumlahnya 408 jamaah yang terdiri dari petugas kloter 4, PPHD (panitia penyelenggara haji daerah) 2,” kata Ajam kepada awak media di Aula Asrama Haji Embarkasi Jawa Barat.

Ajam melanjutkan, kloter pertama yang datang seharusnya 410 orang, namun dua orang calon jemaah dinyatakan sakit. Akan tetapi, yang sakit dapat mengikuti kloter selanjutnya jika keadaan mereka membaik.

“Menurut kabar dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kabupaten Subang, jadi ada yang tertinggal karena sakit, dan mudah-mudahan kalau sakitnya sudah sembuh akan diberangkatkan di kloter berikutnya,” ucapnya.

Para jemaah akan dikarantina selama 24 jam di embarkasi. Besoknya para jemaah akan diberangkatkan menuju Bandara Soekarno-Hatta.

“Besok pukul 3 dini hari kita akan berangkatkan ke Bandara Soekarno Hatta dan Insya Allah menurut informasi akan dilepas oleh Pak Wamen dan Pak Wagub,” terangnya.

Ajam juga menyampaikan, pada umumnya jamaah haji Jawa Barat sudah siap berangkat. Informasi dari Kabupaten atau Kota, kondisi mereka sudah dipersiapkan baik dari kesehatan, kebugaran, fisik terutama terkait dengan masalah manasik haji.

“Untuk saat ini yang diberangkatkan berusia 60 tahun ke bawah. Karena usia itu ditentukan kebijakan dari pemerintah Arab Saudi, usia dan PCR. Kita himbau tetap menggunakan prokes,” tukasnya. (pay)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan