Dusun Bambu Resmi Dibuka Menteri Sandiaga Uno, Konsep Jadi Outdoor Dining Resort

  • Whatsapp
Objek wisata Dusun Bambu
Objek wisata Dusun Bambu di Jalan Kolonel Masturi, Kabupaten Bandung Barat disulap menjadi restoran dengan mengusung konsep Outdoor Dining Resort.

CISARUA – Hampir dua pekan Dusun Bambu di Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat kembali dibuka untuk umum. Dengan mengubah konsep menjadi “Outdoor Dining Resort “, yaitu dari tempat wisata menjadi restoran outdoor terbesar di Bandung Raya.

Akhirnya Kamis (9/9) Dusun Bambu dengan konsep baru diresmikan oleh Menteri Pariwisata & Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno.

Bacaan Lainnya

Didampingi oleh Ronny Lukito owner Dusun Bambu, Endy Tjahyadi Komisaris Dusun Bambu dan Hengki Kurniawan Plt Bupati Kabupaten Bandung Barat, Menparekraf Sandiaga Salahudin Uno menggunting pita sebagai tanda diresmikannya perubahan konsep Dusun Bambu di pelataran Cafe Burangrang Dusun Bambu.

Pembukaan kembali Dusun Bambu dengan konsep baru ini tentu saja mengacu kepada Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 38/2021 dan menerapkan protokol kesehatan ketat yang diatur oleh Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif dan Kementerian Kesehatan dengan menggunakan aplikasi Peduli Lindungi untuk melakukan screening terhadap semua pengunjung dan pegawai objek wisata Dusun Bambu.

Dalam kesempatan itu Menparekraf Sandiaga Salahudin Uno yang hadir untuk meresmikan konsep baru di Dusun Bambu memuji perubahan konsep menjadi “Outdoor Dining Resort “, karena konsep restonya yang terbuka ditengah alam, sehingga bisa dimanfaatkan oleh pengunjung dimasa PPKM ini. “Tapi tentu saja pengunjung tetap harus mengikuti protokol kesehatan yang ketat untuk mencegah penyebaran covid-19 yang masih terjadi di Kabupaten Bandung Barat,” katanya.

Sementara itu, Komisaris Dusun Bambu Endy Tjahyadi menjelaskan, bahwa Dusun Bambu kini diubah menjadi restoran outdoor menyesuaikan dengan Inmendagri & SE Plt Bupati KBB. “Kami membuka kembali Dusun Bambu tidak mencuri-curi buka, tapi kami hadir dengan konsep baru. Jadi Dusun Bambu full berfungsi sebagai restoran terbesar di Bandung Raya,” ujarnya.

Sementara ditempat yang sama Plt Bupati Kabupaten Bandung Barat Hengki Kurniawan menyampaikan, pihaknya sudah berupaya mengusulkan kepada Menparekraf masih negosiasi, meskipun Kabupaten Bandung Barat masih level 3 supaya tempat wisata diizinkan dibuka, daripada ada kecemburuan diantara pengelola wisata.

“Agar bisa dilakukan dengan kebijakan pemerintah daerah Kabupaten Bandung Barat, yang penting aman tidak ada cluster baru, tidak ada penambahan penderita Covid-19, kita perketat prokesnya. Jangan worry kalau buka, yang penting tidak melanggar aturan,” pungkasnya.

(apt)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *