Featured

Laura Lazarus, Mantan Pramugari Lion Air yang Bangkit setelah Selamat dari Dua Kecelakaan

×

Laura Lazarus, Mantan Pramugari Lion Air yang Bangkit setelah Selamat dari Dua Kecelakaan

Sebarkan artikel ini

Pada 2013 cobaan sempat kembali menggelayutinya. Kaki kanan hasil operasi mengalami keretakan. Diduga, kaki tersebut tidak bisa menopang tubuhnya. Sadar kebutuhan untuk menjaga kondisinya tidak mudah, Laura mulai memikirkan cara lain meraih materi. Sebab, tidak mungkin meminta pengobatan kembali ke Lion Air.

Di tengah kondisi itu, keluarlah ide untuk mendirikan penerbitan. Yang dia namai Growing Publishing. Kebetulan, saat itu juga Laura berencana menerbitkan buku baru. Berjudul Unbroken Spirit.

Bank bjb Tandamata

Laura berpikir, dengan menerbitkan sendiri buku itu, keuntungan yang didapat bisa lebih besar jika dibandingkan dengan menitip di penerbitan orang. Selain itu, Laura mulai menerima naskah dari banyak penulis. Rata-rata buku yang dia terbitkan memiliki genre buku motivasi.

Hingga lima tahun berjalan, sudah lebih dari 40 buku dia terbitkan. Selain materi, dia merasa mendapat kepuasan lain: bisa lebih bermanfaat bagi banyak orang. ”Ini lebih dari uang yang saya dapatkan,” tuturnya.

Laura bersyukur atas apa yang diraih. Kalaupun Lion Air tidak lagi menjamin biaya pengobatannya, kini Tuhan menggantinya dengan cara yang lain. Sebab, setiap beberapa bulan, dia masih harus berobat. Bukan lagi ke Singapura, melainkan ke Penang, Malaysia. ”Saya nggak mampu biaya di Singapura,” ucapnya.

Kini, saat kecelakaan pesawat Lion Air kembali terjadi, Laura semakin sibuk. Dia harus mondar-mandir memenuhi wawancara media. Bukan itu saja, kasus kecelakaan yang terjadi di perairan Karawang tersebut juga kembali membawanya ke ingatan masa lalu. ”Setiap ada kecelakaan pesawat, saya selalu teringat. Ikut takut,” ungkapnya.

 

(*/c9/ttg)