Lantas bagaimana dengan jaringan XL Axiata di lokasi bencana tersebut?Bambang Parikesit menegaskan, bencana tanah longsor tidak berdampak pada infrastruktur jaringan XL Axiata di lokasi terlanda bencana.
“Tidak ada BTS maupun sarana pendukung jaringan yang mengalami kerusakan. Karena itu, layanan XL Axiata juga tetap beroperasi secara penuh hingga saat ini,” terangnya.
Meski demikian, tim teknis di lapangan tetap melakukan pengecekan atas semua infrastruktur untuk memastikan kondisi jaringan, sehingga bisa membantu memenuhi kebutuhan warga serta aparat dan relawan yang membutuhkan layanan telekomunikasi dan data.
Meskipun lokasi bencana di area pegunungan dan tidak mudah dijangkau, namun dirinya memastikan sinyal layanan XL Axiata, termasuk layanan data 4G LTE bisa diakses dengan baik di sana.
“Jaringan XL Axiata sejak lama telah hadir di area Kecamatan Cisolok, termasuk untuk melayani pelanggan yang bermukim di desa-desa yang berada di pegunungan Halimun tersebut,” paparnya.
Berdasarkan data yang dihimpun Radar Sukabumi, ada sekitar tiga BTS yang melayani Desa Sirnaresmi dan desa-desa sekitarnya. Sementara itu, di Kabupaten Sukabumi, telah dicover oleh lebih dari 180 BTS 4G dan lebih dari 500 BTS 2G/3G, untuk melayani seluruh pelanggan dan masyarakat.
(*/Sri)






