Donasi terhimpun disalurkan dalam bentuk bantuan 1.500 kacamata minus, 1.500 pasang sepatu sekolah, serta 3.000 paket perlengkapan sekolah berisi alat tulis, tas, dan seragam sekolah bagi pelajar prasejahtera di Tanah Air.”Adanya bantuan ini diharapkan dapat memudahkan anak-anak Indonesia dalam kegiatan belajarnya, sehingga bisa menggapai cita-cita terbaiknya dan meraih masa depan yang cerah,” ungkapnya.
Lebih lanjut dirinya menuturkan, perusahaan bekerja sama dengan Yayasan BM Cinta Indonesia (BMCI) menyalurkan bantuan 7.500 paket bantuan kebutuhan pokok untuk masyarakat prasejahtera. Donasi dihimpun selama periode 1 sampai 30 Juni 2017 dan terkumpul sebesar Rp990 juta.
Program donasi dilanjutkan bekerja sama dengan PMI selama periode 1 sampai 30 Oktober 2017. Dana terhimpun sebesar Rp800 juta disalurkan dalam 2 unit ambulans yang dioperasikan di Kotawaringin Barat dan Kabupaten Bantul dengan nilai investasi masing-masing Rp275 juta, dana tersisa telah disalurkan langsung dalam bentuk Donasi Kemanusiaan PMI senilai Rp250 juta.
Tahun 2017 menjadi tahun pertama Alfamart bekerja sama dengan Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU). Donasi yang dihimpun selama bulan Mei, September, November, dan Desember terkumpul sebanyak Rp3,3 miliar.
Dijelaskannya, Lazisnu merupakan lembaga zakat berskala nasional yang didirikan sejak tahun 2014 dengan izin operasional berdasarkan Keputusan Menteri Agama RI No.255/2016. Dana yang terkumpul disalurkan dalam bentuk khitanan massal, perbaikan rumah ibadah, pengobatan gratis, serta santunan untuk anak yatim piatu.
Melalui rangkaian program Donasi-Ku, konsumen Alfamart dapat turut berpartisipasi dan menunjukkan kepedulian dalam membantu sesama.”Prinsipnya dari masyarakat dan untuk masyarakat. Karena sesuatu yang kecil jika dihimpun dan disalurkan dengan baik, dapat bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan,”tandasnya.
(*/wdy)




