EKONOMI

RAI Hergun-Bank Indonesia Layani Masyarakat Sukabumi Penukaran Uang Baru, Rp2 M Ludes dalam Sekejap

×

RAI Hergun-Bank Indonesia Layani Masyarakat Sukabumi Penukaran Uang Baru, Rp2 M Ludes dalam Sekejap

Sebarkan artikel ini
Rumah Aspirasi dan Inspirasi Heri Gunawan
Ribuan masyarakat Sukabumi mengantren untuk menukarkan uang lama dengan uang baru di Rumah Aspirasi dan Inspirasi Heri Gunawan yang bekerjasama dengan Bank Indonesia, Sabtu (15/4).

SUKABUMI – Rumah Aspirasi dan Inspirasi Heri Gunawan (RAI Hergun) bekerjasama dengan Bank Indonesia melakukan layanan penukaran uang lama ke uang baru. Kegiatan tersebut bertempat di Rumah Aspirasi dan Inspirasi, Jalan Arif Rahman Hakim, Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Sabtu (15/4).

Layanan penukaran uang untuk keperluan lebaran itu dibanjiri oleh ribuan masyarakat Sukabumi yang antusias. Bahkan, ada warga sudah ada yang bersiap sedari pukul 06.00 WIB.

Koordinator kegiatan RAI Hergun, Wagino mengatakan, layanan penukaran uang ini sudah direncanakan dari jauh-jauh hari dengan menggandeng Bank Indonesia.

“Penukaran uang untuk warga kota dan kabupaten ini berkat dorongan dari masyarakat ke RAI Hergun. Akhirnya kami bekerjasama dengan Bank Indonesia,” kata Wagino.

Menurut dia, penukaran uang ini disambung antusias dari masyarakat baik Kota maupun Kabupaten Sukabumi. “Bahkan sudah ada yang mengantri dari pukul 06,00 WIB, sehingga warga membludak di sini (RAI HG). Adapun uang yang disiapkan sebesar RP2 Miliar,” ucap Wagino.

Rumah Aspirasi dan Inspirasi Heri Gunawan
Ribuan masyarakat Sukabumi mengantren untuk menukarkan uang lama dengan uang baru di Rumah Aspirasi dan Inspirasi Heri Gunawan yang bekerjasama dengan Bank Indonesia, Sabtu (15/4).

Lanjut Wagino, sebenarnya penukaran uang ini tidak dibatasi, tetapi karena tadi begitu banyak dan membludak sehingga pengamanan juga diperketat. “Akhirnya, setiap orang hanya dapat menukar uang Rp4 juta, yaitu dengan pecahan yang dari paling kecil 1.000 2.000 5000 10.000 20.000, 50.000 dan 100.000,” ungkapnya.

Masih kata Wagino, masyarakat sangat senang sekali dengan penukaran uang ini, hanya saja yang disediakan hanya ada RP2 Miliar dan dirasa masih kurang.

“Mungkin nanti kita akan diskusi dahulu karena ini masih banyak warga Kota dan Kabupaten Sukabumi belum kebagian. Apakah nanti akan membuka kembali penukaran uang atau tidak,” tandasnya. (ris/RJ)