“Kita akan cek apakah ini di atas HET karena faktor ketersediaan atau faktor distribusinya. Ini kita akan teliti dulu. Kita tidak serta melakukan penindakan,” jelasnya.
Untuk stok daging sendiri, kata dia juga terbilang aman. Harganya memang untuk daging lokal masih di atas Rp 100 ribu. Tapi pemerintah memberikan alternatif dengan daging kerbau dan daging impor beku.
“Harganya di tingkat pasar harus delapan puluh ribu. Kalau lebih akan ditindak. (Impor) dari India,” tutur Setyo.
Terkait cabai, harganya masih sangat tinggi di beberapa daerah yang bukan penghasil. Seperti di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Harganya di atas Rp 50 ribu.
“Tapi nanti akan diupayakan dalam waktu dekat supaya bisa menurun dan terjangkau masyarakat,” pungkas Setyo.
(dna/JPC)



