7. Rutin Periksa Kelistrikan Rumah:
Pastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi baik. Kabel yang aus atau konsleting bisa menyebabkan pemborosan energi dan bahkan risiko kebakaran.
8. Manfaatkan Cahaya Alam:
Manfaatkan cahaya alami selama mungkin. Buka tirai atau jendela untuk memaksimalkan penerangan alami pada siang hari sehingga Anda tidak perlu menyalakan lampu listrik.
9. Matikan Listrik Saat Tidak Diperlukan:
Saat meninggalkan sebuah ruangan, pastikan semua lampu dan peralatan elektronik dimatikan. Juga, pastikan bahwa colokan listrik charger sudah dicabut setelah pengisian selesai.
10. Monitoring Penggunaan Energi:
Gunakan alat pemantau energi untuk melacak konsumsi listrik Anda dari waktu ke waktu. Hal ini dapat membantu Anda mengidentifikasi pola pemborosan energi dan membuat langkah-langkah perbaikan.
11. Cairkan es yang membeku di freezer
Tak banyak yang menyangka jika mencairkan es yang membeku di freezer secara rutin jadi cara menghemat token listrik yang efekftif, loh!
Pasalnya, ketika es yang berlebihan menumpuk di dalam freezer, mesin pendingin akhirnya bekerja lebih keras.
Hal ini untuk mempertahankan semua es itu dan menjaga aliran udara tetap membeku.
Akibatnya, lemari es akan menyedot listrik lebih banyak.
12. Pasang kipas angin
Kipas angin adalah alternatif cara menghemat token listrik di rumah sebagai pengganti AC.
Di negara-negara tropis, panas ruangan sebenarnya masih bisa ditoleransi dengan kipas angin.
Catatan:
Dengan mengadopsi tips hemat menggunakan listrik token di atas, Anda dapat mengurangi tagihan listrik bulanan Anda sambil berkontribusi pada perlindungan lingkungan.(*)




