“Diharapkan dengan kantor cabang ini, akan meningkatkan pertumbuhan struktur yang dinamis, sehingga rencana capaian bank bisa berhasil,” harapnya.
Disinggung soal targetan sendiri, Ahas yang sebentar lagi akan menjabat sebagai Dirut BPR Nusamba Singaparna Tasikmalaya mengaku, di akhir 2018 mendatang bisa menargetkan aset sebesar Rp 70 miliar. Adapun pada triwulan pertama ini sudah menghasilkan Rp 50 miliar lebih.
“Ya kan fluktuatif, kadang meningkat kadang pula menurun. Tapi kita harap di akhir tahun bisa stag diangka Rp 70 miliar,” harapnya.
Sementara itu, kegiatan sosialisasi PKPB dihadiri Komisaris Utama BPR Nusamba Sukaraja Nanang Cahyana dan Komisari BPR Nusamba Sukaraja Nurdin.
Dalam kesempatannya, Nanang mengapresiasi langkah direksi BPR Nusamba Sukaraja yang selalu melakukan inovasi dan menjalankan program kerja dengan baik, khususnya pada program pendidikan karyawan.
Adapun sambung dia, untuk sosialisasi PKPB ini dinilai sangat penting, terutama dalam proses kredit. Menurutnya, kredit merupakan salah satu penunjang berkembangnya suatu perbankan.



