Tekan Angka Laka Lantas, Ini yang Dilakukan BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi bersama Polres Sukabumi menggelar sosialisasi Safety Riding kepada ratusan peserta BPJS Ketenagakerjaan yang berada di wilayah Sukabumi dan Cianjur. Sosialisasi dihadiri oleh 320 peserta dari 70 masing-masing perwakilan perusahan di daerah Sukabumi dan Cianjur.

Kegiatan itu salah satu upaya promotif dan preventif BPJS Ketenagakerjaan untuk menekan angka kecelakaan pengendara sepeda motor di jalan raya, khususnya para pekerja yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Bacaan Lainnya

Asisten Deputi Pelayanan Wilayah Jawa Barat BPJS Ketenagakerjaan Anang Rafidi dalam sambutannya mengatakan, berdasarkan data internal BPJS Ketenagakerjaan, pada 2018 tercatat 147.000 kasus kecelakaan kerja terjadi dengan 4.678 atau 3,18 persen diantaranya mengalami cacat dan 2.575 atau 1,75 persen lainnya meninggal dunia.

“Perhari sekitar 12 orang peserta BPJS Ketenagakerjaan mengalami kecacatan, dan tujuh orang peserta meninggal dunia setiap harinya dalam kecelakaan”, kata Anang.

Anang menambahkan acara sosialisasi kali ini dilakukan sebagai bentuk kegiatan preventif guna menekan semaksimal mungkin angka kecelakaan kerja yang terjadi bagi pekerja. Masih dari data yang ada, kasus kecelakaan kerja di luar tempat kerja atau jalan raya menduduki tempat tertinggi kedua, setelah di dalam lokasi kerja atau 24 persen.

“Sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen BPJS Ketenagakerjaan yang diamanahkan dalam PP 44 2015 dan Permenaker 10 tahun 2016. Yaitu dalam menurunkan angka kecelakaan kerja melalui kegiatan Promotif, Preventif seperti ini,” tutup Anang.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Sukabumi Dadang Budiman, yang juga hadir mengatakan Pemerintah Kabupaten Sukabumi berterima kasih dan sangat mendukung kegiatan Safety Riding ini.

“Kami selalu berkoordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk kesejahteraan para pekerja yang ada di wilayah Sukabumi khususnya dan menginstrusikan semua perusahaan yang ada di wilayah Sukabumi mengikuti program yang ada di BPJS sesuai dengan perbup nomor 09 tahun 2019 tentang Ketenagakerjaan”. tutup Dadang.

Menambahkan, Kasat Lantas Polres Sukabumi AKP Galih Bayu Raditya mengatakan, di Indonesia kasus kecelakaan berkendara menjadi tingkat kecelakaan yang paling tinggi. Kecelakaan berkendara sepeda motor pertahun semakin bertambah yang kini menjadi urutan Ke-3 penyebab kematian di Indonesia.

Hal ini terjadi karena tidak adanya perhatian khusus dari pengguna sepeda motor serta tidak adanya pelatihan safety riding. Perlengkapan safety riding juga perlu kurang di mengerti oleh para pengguna sepeda motor.

“Sangat penting memperhatikan keselamatan dalam berkendara bagi pengendara motor dan orang disekitarnya,” sebut AKP Galih.

Sementara Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Sukabumi Didin Syarifudin mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan Safety Riding tersebut. “Kami juga sangat berterima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan dan jajaran Polres Sukabumi yang bekerjasama dalam menggelar acara ini,” ucapnya.

Emir Syarif Ismel selaku Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi sangat bersemangat melihat antusiasme para peserta dalam menghadiri dan mengikuti kegiatan Safety Riding ini.

“Kami harapkan dengan adanya kegiatan ini para peserta dapat menjadi pionir atau contoh bagi rekan-rekan lainnya di perusahaan tempat bekerja dan masyarakat disekitar mereka untuk berkendara yang baik sesuai dengan peraturan yang ada,” kata Emir.

(adv/izo/rs)

Keterangan foto dari kiri ke kanan :
Husna Rahma Fitri, CSO BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi,
Anang Rafidi, Asisten Deputi Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Kanwiil Jawa Barat
Dadang Budiman, Kadisnaker Kabupaten Sukabumi
Emir Syarif Ismel, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi
Didin Syarifudin, Kadisnaker Kota Sukabumi
Sudarno Rais, Sekretaris Apindo Kabupaten Sukabumi
Mirza Arofah, Sekretaris BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi

Pos terkait