Perdana Menteri Pakistan Enggan Mengundurkan Diri, Ini Penyebabnya

Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan/
Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan/Net

PAKISTAN — Meski menghadapi tantangan terberat dalam karier politiknya sejak berkuasa pada 2018, Perdana Menteri Pakistan Imran Khan belum berniat untuk mengundurkan diri. Padahal pihak oposisi terus menyerukan agar dirinya segera meninggalkan kursi Perdana Menteri Pakistan.

Parlemen Pakistan akan melakukan sidang pada hari ini Jumat (25/3) untuk memulai proses mosi tidak percaya terhadap Imran Khan. Butuh beberapa hari sebelum pemungutan suara yang sebenarnya untuk memutuskan apakah Khan akan dicopot atau tidak.

Partai-partai oposisi mengajukan mosi mereka bulan ini, dengan mengatakan mantan bintang kriket itu telah kehilangan mayoritas parlemennya. Menyusul pembelotan sekitar 20 legislator partainya yang meminta Khan untuk mundur.

“Saya tidak akan mengundurkan diri, apapun yang terjadi,” ujar Khan dalam sebuah pernyataan pada Rabu malam (23/3), seperti dikutip Al-Jazeera.

Ia mengatakan, tidak akan menyerah tanpa perlawanan dan mempertanyakan mengapa ia harus berhenti di bawah tekanan dari ‘penjahat politik’.

Seiring dengan pembelotan dari legislator partainya, beberapa mitra koalisi Khan telah menyarankan mereka untuk bergabung dengan oposisi.

Hilangnya dukungan legislator dari partainya, membuat Khan kekurangan minimal 172 suara untuk mayoritas sederhana di parlemen yang ia butuhkan untuk mempertahankan jabatannya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.