Walhi Minta Dikaji Ulang, Terkait Rencana PT TSS-SCG Lakukan Peledakan

Ketika perusahaan asal Thailan tersebut hendak melakukan ekaploitasi di kawasan Gunung Guha, perlu adanya peninjauan dengan mekanisme yang sesuai dengan aturan yang berlaku. Perusahaan semen ini, harus dipastikan terlebih dahulu apabila mereka menambang menggunakan peledak, berapa kekuatan peledakan yang akan mereka lakukan dan di titik koordinat mana saja

“Selama ini analisa saya dalam dokumen pun, banyak sekali dugaan terjadinya pelanggarannya karena tidak partisipatif. Karena, PT TSS tidak menggunakan izin KSO dari Kementrian Kehutanan yang saya anggap tidak syah. Jelas itu melanggar aturan,” imbuh Wahyudin.

Bacaan Lainnya

Kekhawatiran warga jelas sangat rasional jika kawasan Gunung Guha akan dilakukan peledakan. Terlebih lagi, lokasi pertambangan berada di atas pemukiman penduduk.

Daerah yang akan dilakukan tambang menggunakan bahan peledak tersebut, merupakan kawasan karst yang aktif dan sebagai daerah tangkapan air yang baik. Mata air di daerah tersebut, selalu dimamfaatkan warga.

“Sebab itu, dengan kondisi seperti ini, peranan pemerintah daerah sudah seharusnya melakukan audit dokumen dan tekhnis kerja di lapangan terkait adanya rencana peledakan itu. Selain itu, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), harus dilibatkan. Karenan lembaga ini mempunyai tugas menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang lingkungan hidup dan kehutanan,” pungkasnya. (cr13/e)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *