Seperti di ketahui, postingan pandawara group tentang kondisi pantai Cibutun, Desa Sangrawayang, kecamatan Simpenan yang dipenuhi tumpukan sampah tersebut dibanjiri ribuan komentar terlebih dalam unggahan ajakan kepada masyarakat akan adanya aksi bersih bersih sampah di tanggal 6 – 7 Oktober 2023 nanti.
Sementara itu, Kepala Desa Sangrawayang Muhtar menjelaskan, tidak mengizinkan aktivitas bersih-bersih sampah di wilayahnya yang akan dilaksanakan pandawara grup tersebut, pasalnya pihak pemerintah seolah tidak dilibatkan dalam acara tersebut, menurut Muhtar jika sejak awal transparan atau terbuka pemerintahan desa akan mempersilahkan.
“Kalau seperti yang kemarin yang dimusyawarahkan di desa itu saya enggak mengizinkan saya mah, harus melibatkan masyarakatberpartisipasi dalam kegiatan membersihkan sampah pantai.
Sebagai contoh, pada tahun sebelumnya, di sepanjang pesisir Loji, hampir dua ribu orang dari seluruh kabupaten terlibat dalam kegiatan bersih pantai,” bebernya.
“Sedangkan kalau di Desa Sangrawayang ada tiba-tiba, tidak mengerti saya juga. Bahkan masuk medsos, jadi seolah-olah desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, cemar nama baiknya,” tandasnya. (Ndi)






