Usai Bekerja di Arab, Wanita Cantik Asal Purabaya Sukabumi Dikurung Akibat ODGJ

ODGJ
DITANGANI : Petugas gabungan bersama tim medis dari Puskesmas Purabaya saat mengunjungi gubuk kecil yang dijadikan tempat tinggali WW (34) asal Kampung Pasir Bitung, RT 29/05, Desa/Kecamatan Purabaya.(foto : ist)

SUKABUMI — Nasib memilukan menimpa seorang mantan TKW Arab Saudi WW (34) asal Kampung Pasir Bitung, RT 29/05, Desa/Kecamatan Purabaya. Bagaimana tidak, warga berjenis kelamin perempuan itu, harus rela di kurung digubuk berukuran 2 x 2,5 meter. Lantaran, ia mengidap gangguan jiwa dan kerap mengganggu tetangganya.

Camat Purabaya, Mulyadi kepada Radar Sukabumi mengatakan, WW sengaja di kurung di sebuah gubuk yang lokasinya dekat dengan rumah keluarganya itu. Lantaran, ia kerap membabi buta hingga merusak rumah tetangganya.

Bacaan Lainnya

“WW ini, di kurung oleh pihak keluarganya dan warga setempat. Iya, di kurung di gubuk itu ada kurang lebih 2 bulanan. Karena ia sering merusak rumah tetangganya,” kata Mulyadi kepada Radar Sukabumi pada Senin (27/12).

Lebih lanjut ia menjelaskan, pada beberapa tahun silam, WW ini sempat mendapatkan penanganan tim medis baik dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R Syamsudin SH Kota Sukabumi.

“Jadi, WW ini sudah beberapa kali dibawa ke RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi. Bahkan, sempat sempuh dan ia berangkat ke bekerja ke Saudi. Namun, sekarang penyakitnya kambuh lagi,” paparnya.

Menurutnya, WW ini telah mengalami depresi hingga mengidap ganggu jiwa, sekitar 10 tahun yang lalu, tepatnya sewaktu WW pulang bekerja dari Arab Saudi.

“Sebelumnya, sudah akan kita tangani dengan niat mau di bawa ke RSMM Bogor. Namun, pihak keluarganya tidak ngerespon. Akhirnya sengaja dibuatkan gubuk atas inisiatif masyarakat supaya tidak berkeluyuran dan menggangu tetangganya,” tandasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.