Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi seksi II Hanya 10 Menit

TOL Bocimi Seksi 2
Kendaraan dari arah Bogor menuju Sukabumi saat menggunakan jalur Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) seksi II jalur Cigombong-Cibadak. Dengan dibukanya secara fungsional, waktu tempuh dari Cigombong sampai Parungkuda hanya memakan waktu kurang dari 15 menit.

SUKABUMI – Dibukanya Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) seksi II jalur Cigombong-Cibadak, benar-benar mampu memangkas waktu perjalan. Padahal biasanya memakan waktu berjam-jam. Tim Radar Sukabumi pun mencoba menjajal lintasan Tol Bocimi seksi II tersebut. Dan ternyata, waktu tempuhnya hanya memakan waktu sekitar 10 menit.

“Masuk dari pintu tol Cigombong sampai ke pintu keluar di wilayah Sudawenang, Parungkuda hanya 10 menit,” beber tim Radar Sukabumi, Vega Sukmayudha.

Bacaan Lainnya

Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi pun mengakui hal serupa. Pulang dari Jakarta setelah menerima penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai kota inovatif, dirinya sengaja menggunakan jalur Bocimi seksi II.

“Kesannya sangat luar biasa. Apalagi pemandangan sepanjang jalur Bocimi seksi II ini sangat eksotik. Semoga membawa dampak positif untuk kemajuan Sukabumi,” akunya.

Disinggung berapa waktu yang ditempun saat melintasi jalur Bocimi seksi II, orang nomor satu di Kota Sukabumi ini mengaku hanya memakan waktu kurang dari 15 menit.

“Kurang dari 15 menit. Kalau menggunakan jalur normal, duh gak bisa diperkirakan,” lanjut Fahmi.

Pembukaan jalur tol Bocimi seksi II sendiri, resmi difungsikan untuk akses mobilitas Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 pada Jumat (23/12) sekira pukul 13.00 WIB. Pembukaan secara fungsional ini, juga mendapat sambutan antusias dari warga sekitar.

Terbukti, saat menjelang jalur, warga dan pengguna lalu lintas berdatangan untuk bersewafoto karena pemandangan Tol Bocimi yang eksotis. Terlebih lagi, di pintu keluar wilayah Sundawenang, Parungkuda itu, terdapat pemandangan Gunung Gede Pangrango.

Salah seorang warga Kecamatan Parungkuda, Yeni (55) mengatakan, dirinya sengaja mendatangi lokasi pintu keluar tol karena penasaran dengan jalur yang memiliki pemandangan eksotis. Kerana Gunung Sangat mupun Gunung Gede Pangrango begitu terlihat dekat dan membuat perjalanan menjadi indah.

“Saya kesini pengen liat sebelum ada mobil baru dan sebelum mobil lewat. Kita pengen dong punya tol yang baru. Apalagi, pemandangannya bagus dan indah tuh ada Gunung Gede, viewnya luar biasa. Saya sengaja datang untuk berfoto, dari Parungkuda,” akunya kagum.

Warga saat swafoto di lokasi pintu keluar Tol Bocimi sesi 2 Sundawenang
DISAMBUT : Warga saat swafoto di lokasi pintu keluar Tol Bocimi sesi 2, Sundawenang Parungkuda, saat menjelang pembukaan jalur fungsional pada Jumat (23/12).(FOTO : DENDI/RADARSUKABUMI)

 

Untuk persiapan pengamanannya, Korlantas maupun Satlantas Polres Sukabumi akan melakukan pengawalan dari pintu masuk dengan pintu keluar dari wilayah Sundawenang Parungkuda.

“Kita menerjunkan sekitar 20 personel untuk disebar di sembilan pos pengamanan yang sudah disiapkan,” kata Kasat Lantas Polres Sukabumi, AKP Bagus Yudo Setiawan kepada Radar Sukabumi usai membuka jalur fungsional Tol Bocimi Seksi II.

Pihaknya juga mengantisipasi terutama beberapa titik pemindahan jalur. Dari titik A ke titik B dan dari arah B kembali ke arah A. Pihaknya menghimbau kepada pengguna lalu lintas yang menggunakan jalur tol, agar berhati-hati.

“Mengingat, jalur tol ini belum sepenuhnya jadi. Pengendara harus mengikuti rambu-rambu yang ada dan jangan beraniberani mencoba menancap gas. Takutnya terjadi hal yang tidak diinginkan,” pitanya.

Sedangkan, Direktur Utama Trans Jabar Tol (TJT), Indhit Pertomo mengatakan, pembukaan jalur tol ini, untuk melayani masyarakat dalam rangka liburan akhir tahun atau Nataru.

“Dengan adanya lalu lintas di jalan kabupaten yang cukup padat, diharapankan fungsional tol Bocimi seksi II ini bisa memotong teman-teman yang mau ke Sukabumi. Paling tidak sampai ke Parungkuda,” jelasnya.

Karena masih fungsional, maka terdapat batasan waktu dan belum bisa digunakan secara maksimal. Atau secara teknis, hanya bisa dilalui satu jalur. “Itu bisa digunakan sampai sore saja, pukul 17.00 WIB,” tandas Indhit.

Target kedepannya, masih memacu untuk menuntaskan pembangunan. Dimana, target kedepannya 1 sampai 2 bulan kedepan, jalur Tol Bocimi seksi II bisa selesai.

“Ini butuh doa bersama. Intinya, sebelum lebaran tahun depan, jalur tol itu bisa digunakan dua jalur,” harapnya.(den)

Pos terkait