Saat itu lanjut Egi, ia bersama dua rekannya lainnya tak bisa berbuat banyak. Sebab, sekelompok pelajar AMS dengan membawa senjata tajam langsung masuk ke dalam angkot dan menyerang dengan membabi buta.
“F kena bacok di kepala dan R serta A mengalami luka di punggung, Keduanya luka parah,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Cikole Sukabumi Kompol Musimin menejelaskan, F kini mengalami luka sobek dibagian kepala sebelah kanan. dan mendapatkan perawatan medis di RSUD Syamsudin SH.
“Sedangkan, R dan A mengalami luka sobek dibagian punggung hingga tembus tulang,” jelas Musimin.
Diterangkannya, pada saat kejadian korban sedang menunggu angkot jurusan Sukaraja bersama temannya kurang lebih 15 orang. Tiba-tiba datang sekelompok pelajar dari arah Jalan Zenal Zakse yang diketahui dari STM AMS sekitar 30 orang dengan membawa berbagai senjata tajam. Seperti, cerulit, samurai, gear motor pake tali, sabuk ikat pinggang dan lain-lain.
“Korban beserta temannya sempat melakukan perlawanan terhadap kelompok pelajar STM AMS tersebut namun dikarenakan kalah jumlah, korban bersama temannya berhasil dikeroyok oleh kelompok anak sekolah dari STM AMS sehingga menimbulkan korban sebanyak tiga orang,” terangnya.





