Seperti Film Dono, Dua Sejoli Asal Cianjur Babak Belur Usai Buka Kulkas dan Cokel Warung Warga Kebonpedes

  • Whatsapp
DIAMANKAN : Kapolsek Kebonpedes saat mengamankan teduga pelaku pencurian yang menjadu bulan-bulanan massa di Kampung Cimuncang, RT 03/07, Desa/Kecamatan Kebonpedes.

KEBONPEDES — Dua pelaku percobaan pencurian rumah warga babak belur, usai di kroyok massa Jumat Dini hari (06/05/2021) sekira pukul 23:00 WIB. kedua pelaku yang merupakan sepasang sijoli ini mencoba lakukan pencurian di Kampung Cimuncang, RT (03/07) Desa/Kecamatan Kebonpedes.

Lucunya, sebelum dikroyok masa kedua pelaku yang merupakan warga Cianjur ini, sempat membuka kulkar salah warga. Namun, karena tidak ada yang bisa dicuri kedua pelaku melarikan diri setelah pemilik rumah terbangun. Tak sampai disana kedua pelaku kemudian melakukan aksi kriminalnya dengan mencokel warung warga.

Namun nahas, percobaan pencurian dengan mencokel pintu rolling door digagalkan warga yang sebelumnya mengikuti gerak gerik sepasang sijoli tersebut. Kapolsek Kebonpedes, IPTU Tommy Ganhany Jaya Sakti membenarkan bahwa dua terduga pelaku yang diketahui berisial RI (21) dan EI (19) diamankan petugas Polsek Kebonpedes setelah menjadi bulan-bulanan massa.

“Jadi dua pelaku itu, hendak melakukan percobaan tindak pidana pencurian. Namun, sewaktu mencongkel pintu rolling door di ketahui warga dan langsung dikejar hingga menjadi amukan massa,” kata Tommy kepada Radar Sukabumi pada Jumat (07/05/2021) dini hari.

Lebih lanjut ia menjelaskan, sebelum melakukan pencokelan pintu, keduanya sekira pukul 22.30 WIB tiba-tiba masuk ke rumah Saefi Nurdin lalu pelaku membuka kulkas milik korban. Namun, dipergoki oleh pemilik rumah dan warga. “Karena tidak ada barang yang diambil oleh pelaku, pemilik rumah beserta warga mengusirnya pergi,” ujarnya.

Karena gerak gerik para pelaku mencurigakan, setelah itu warga setempat membuntuti pelaku dan benar saja gerak gerik mereka dan tidak lama kemudian pelaku berusaha mencongkel pintu rumah korban dengan menggunakan pisau. “Nah, kemudian oleh saksi dan warga diamankan kerumah korban guna menghindari amukan massa. Tidak ada barang milik warga yang hilang, soalnya baru percobaan,,” tandasnya.

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *