DATA COVID-19 Update : 31 Maret 2020 pukul 16.00 WIB
Kasus PositifMeninggalSembuh
DKI Jakarta

747

83

48

Jawa Barat

198

21

11

Indonesia

1.528

136

81

Dunia (202 Negara)697.24333.257
BERITA UTAMAKOTA SUKABUMI

Satu PDP Corona Meninggal Dunia di RSUD Almulk Sukabumi

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Satu orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) corona atau covid-19 dilaporkan meninggal di RSUD Almulk Kota Sukabumi pada Rabu (25/3/2020) malam. Dari data yang diterima Radarsukabumi.com, korban merupakan warga Cisaat, Kabupaten Sukabumi berjenis kelamin laki-laki berusia 58 tahun.

“Iya benar ada yang meninggal di sini (RSUD Almuk) tapi cuma PDP bukan positif corona. Masuk tanggal 24 Maret pukul 18.30 langsung mendapatkan penanganan observasi di IGD dan dilaporkan meninggal besoknya, tanggal 25 Maret,” kata Humas RSUD Almulk Lisna Agustiyah kepada Radarsukabumi.com, Kamis (26/3/2020).

Hal ini pun dibenarkan oleh Juru Bicara Media Center Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kota Sukabumi, Wahyu Handriana. Dia mengatakan, PDP tersebut belum dapat dikonfirmasi positif atau negatif lantaran belum sempat dilaksanakan tes swab.

“Bukan PDP karena belum sempat dilakukan tes swab. Tidak sempat dilakukan swab karena tindakan swab harus oleh orang yang terlatih,” jelas Wahyu.

Masih soal swab, Wahyu mengatakan lagi bahwa penindakan swab hanya dapat dilakukan oleh Tim dari Labkesda Kota Sukabumi. Untuk pengambilan swab pun harus memperhatikan kondisi pasien.

“Kalau pasien dalam kondisi sesak berat mungkin ditunda pengambilan swab-nya,” ujar Wahyu.

Loading...

Lebih lanjut, pria yang juga menjabat sebagia Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Kota Sukabumi mengatakan, pasien tersebut memiliki gejala klinis dan faktor penunjang yang mengarah ke PDP covid-19. Diantaranya adalah riwayat perjalan ke Jakarta.

Selain itu, kata dia lagi, pasien tersebut datang ke RSUD Almulk setelah sebelumnya mendapatkan perawatan di RS Setukpa Polri. “Kondisi pasien dalam keadaan sesak nafas. Masuk ke Almulk dilakukan penanganan sesuai dengan prosedur dan dinyatakan PDP setelah dilakukan foto rontgen,” paparnya.

“Sehubungan kondisi rencana akan dirujuk ke RSUD R Syamsudin SH pasien ternyata keburu meninggal dunia. Menurut keluarga, pasien juga menderita berbagai macam penyakit,” pungkas Wahyu. (izo/rs)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button