BERITA UTAMAKOTA SUKABUMI

Satu Keularga Asal Sukabumi, Selamat Dari Gempa Tsunami Palu

×

Satu Keularga Asal Sukabumi, Selamat Dari Gempa Tsunami Palu

Sebarkan artikel ini

Dicky juga menceritakan, saat kejadian berlangsung semua anggota keluarganya tengah berada dirumah. Saat itu, dari keterangan Ria Aryani (29), adik Dicky, semua anggota keluarga berlarian keluar rumah saat diguncang gempa.

“Dari cerita adik saya, dirinya tengah menjemur pakaian. Setelah gempa mulai terasa, semua anggota keluarga langsung berhamburan keluar rumah. Rumah adik saya pun hancur, begitu pun lainnya dan jalan-jalan amblas hingga terbelah,” cerita Dicky.

Bank bjb Tandamata

Adapun tsunami yang datang pasca gempa menggoyang, lanjut Dicky, tidak menjangkau rumah keluarganya tersebut. Karena, jarak dari bibir pantai ke rumah mencapai 800 meter, sedangkan tsunami hanya mengahancurkan rumah, gedung dan yang lainnya pada jarak 300 meter dari bibir pantai.

“Informasi terakhir, semua belum meninggalkan tempat pengungsian karena masih dihantui trauma. Sementara untuk memenuhi kebutuhan, mereka (korba) iuran,” lanjutnya.

Dirinya berharap, Pemkot Sukabumi dapat memfasilitasi kepulangan enam anggota keluarga tersebut. Terlebih, kondisi Yoyom (ibunya) saat ini tengah dalam keadaan sakit. “Kami berharap ada solusi dari pemerintah. Tidak lupa kami juga memohon doa agar semua anggota keluarga selamat dan kembali bisa berkumpul,” pinta Dicky.

Sementara itu, Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi yang langsung menyambangi kediaman keluarga korban mengaku masih cukup mengalami kesulitan komunikasi dengan pemerintah Kota Palu. Kendati demikian, pihaknya juga telah mengirimkan relawan ke lokasi bencana tersebut.