Polres Sukabumi Amankan Empat Pelaku Penganiayaan Hingga Meninggal Dunia di Jayanti Palabuhanratu

Polres-Sukabumi-Penganiayaan-Jayanti
Empat Pelaku Penganiayaan Hingga Meninggal Dunia di Jayanti Palabuhanratu, diamankan Polres Sukabumi

SUKABUMI – Jajaran kepolisian Polres Sukabumi melalui Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) berhasil amankan tiga pemuda yang diduga melakukan pembacokan terhadap Supiyani (24) warga Kampung Gentong, Desa Cikadu, Kecamatan Palabuhanratu, Jumat, (15/7).

Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darnawansyah didampingi Kasat Reskrim AKP I Putu Asti Hermawan mengungkapkan, ketiga pelaku yang diamankan jajaran kepolisian berinisial Z (19), D (23) dan H (26 tahun).

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah hari ini kita pres rilis kasus penganiayaan dengan cara menusuk korban menggunakan senjata tajam yang digunakan pelaku, sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia,” ungkap Dedy.

Dijelaskan Dedy, kejadian pembacokan ataupun penganiayaan terjadi Jumat 1 Juli 2022 sekitar pukul 18.30 di jalan Desa Jayanti, berawal saat 4 orang pelaku yang menggunakan dua kendaraan bermotor roda dua secara berboncengan, yang mana inisial Z sebagai joki dan D yang menganiaya korban

“Setelah itu korban bersama Supriadi kabur Desa Jayanti dan menabrak gapura, dikejar oleh H dan A,” jelasnya.

“Setelah korban jatuh dari motor, dilakukan penganiayaan kembali, dimana pelaku D melakukan penusukan terhadap korban Supyani dan melakukan penganiayaan juga dengan senjata tajam gergaji di punggung sehingga korban meninggal dunia di tempat,” sambungnya.

Masih kata Dedy, tim dari Operasional Polri (Opsnal) berhasil mengungkap kasus tersebut memerlukan waktu 15 hari dengan mengamankan tiga orang tersangka.

“Tersangka pertama Z sebagai joki, kedua G pelaku aniaya pertama, yang ketiga D pelaku yang menusuk di jalan Desa Jayanti tepatnya di depan gapura, untuk inisial A masih DPO perannya sebagai joki dari G,” terangnya.

“Ketiga tersangka dikenakan ancaman hukuman pasal 338 dengan 15 tahun penjara,” imbuhnya.

Adapun motif para pelaku, kata Dedy para pelaku merupakan anggota geng motor melihat bahwa korban menggunakan jaket yang ada inisial salah satu geng motor di Kabupaten Sukabumi.

“Pelaku juga sama salah satu geng motor yang ada di Kabupaten Sukabumi,” bebernya.

Adanya peristiwa tersebut, Dedy menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Sukabumi para orang tua untuk mengawasi anak anaknya agar tidak menjadi anggota geng motor.

“Saya menghimbau dapat kiranya orang tua mengawasi anaknya, tidak usah lagi ikut kelompok-kelompok geng motor dikarenakan ini sudah meresahkan masyarakat,” ucapnya.

“Sebagai Kapolres Sukabumi akan membuat rekomendasi kepada Pemerintah Daerah tertuju Kesbangpol untuk mengawasi salah satu geng motor yang ada di Kabupaten Sukabumi untuk dibubarkan,” katanya.

Sementara itu, kasat reskrim polres Sukabumi AKP I Putu Asti Hermawan Santosa menambahkan pihkanya melakukan tindakan tegas terukur terhadap tersangka G sebagai pelaku utama penganiayaan terhadap Supyani hingga mengakibatkan meninggal dunia.

“Kami melaksanakan satu tindakan tegas terukur terhadap sodara G pelaku utama dalam penusukan ini yang berakibat fatal terhadap korban,” timpalnya singkat. (Cr2).

 

Pos terkait