BERITA UTAMA

Peringatan Keras Warga Sukabumi: Disnakertrans Minta Warga Waspadai Tawaran Kerja ke Luar Negeri

×

Peringatan Keras Warga Sukabumi: Disnakertrans Minta Warga Waspadai Tawaran Kerja ke Luar Negeri

Sebarkan artikel ini
DIWAWANCARAI : Plt Kadisnakertrans Kabupaten Sukabumi, Jujun saat diwawancarai Radar Sukabumi.
DIWAWANCARAI : Plt Kadisnakertrans Kabupaten Sukabumi, Jujun saat diwawancarai Radar Sukabumi.

SUKABUMI — Kasus dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) kembali mengguncang Kabupaten Sukabumi. RR (23), perempuan muda asal Kecamatan Cibatu, Cisaat, diduga menjadi korban sindikat perdagangan manusia internasional dan kini terjebak di China.

Keluarga RR mengaku mendapat tekanan dari pihak tak dikenal yang meminta uang tebusan hingga ratusan juta rupiah. Niat RR untuk mencari penghidupan lebih baik di luar negeri justru berujung pada eksploitasi dan hilangnya kebebasan.

Bank bjb Tandamata

Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus buruh migran asal Sukabumi yang menjadi korban jaringan sponsor ilegal. Sebagai salah satu kantong tenaga kerja migran, Sukabumi kerap menjadi sasaran iming-iming pekerjaan bergaji tinggi di luar negeri, namun tanpa jalur resmi dan perlindungan hukum.

Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi, Jujun Juaeni, menyatakan pihaknya telah melakukan koordinasi lintas lembaga untuk memulangkan RR.

“Sedang diupayakan pemulangan, baik oleh kuasa hukum korban, NGO SBMI, serta dinas yang berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan BP2MI,” ujar Jujun, Minggu (14/9).

Namun, Jujun mengakui pihaknya kesulitan melacak proses keberangkatan RR ke luar negeri, termasuk identifikasi sponsor yang merekrutnya.