SUKABUMI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi memastikan pilkada berjalan kondusif. Bahkan berdasarkan informasi yang dihimpun koran ini, pemungutan dan penghitungan suara di TPS serta rekapitulasi di PPK berjalan dengan lancar.
Ketua KPU Kabupaten Sukabumi Ferry Gustaman mengatakan, untuk tahap rekapitulasi di PPK setiap kecamatan sudah berlangsung dengan lancar. “Rekapitulasi di PPK sudah dilakukan dan berjalan lancar, rencananya tanggal 15-17 Desember akan melakukan rekapitulasi tinggak Kabupaten Sukabumi,” terangnya.
Pada saat pelakasaan berjalan kondusif, kalau pemungutan dan penghitungan suara di TPS serta rekapitulasi di PPK berjalan lancar, hampir tidak ada kejadian-kejadian atau protes terhadap hasil suara.
“Insya Allah tidak ada (pemungutan suara ulang. red). Berjalan kondusif, kalau pemungutan dan penghitungan suara di TPS serta rekapitulasi di PPK berjalan lancar,” jelasnya dalam pesan singkat kepada Radar Sukabumi.
Selain itu juga, sampai saat ini KPU belum menerima laporan temuan pelanggaran protokol kesehatan. Pencoblosan yang di lakukan di 5.171 TPS, berjalan dengan tertib dan lancar sesuai dengan simulasi yang sebelumnya dilakukan oleh KPU.
Sementara itu, Komisioner Divisi Teknis KPU Kabupaten Sukabumi, Budi Ardiansyah menyampaikan, hingga saat ini tidak ada laporan pelanggaran yang terjadi di TPS (Tempat Pemungutan Suara). Hal ini merupakan prestasi suksesnya pemilihan di Kabupaten Sukabumi.
“Tentunya ini datang dari hasil dari kerja keras teman-teman penyelenggara di tingkat kecamatan dan desa serta TPS yang mampu menyelesaikan apabila terjadi temuan-temuan persoalan di TPS,” bebernya.
Budi menjelaskan, bahwa pelanggaran yang paling rawan adalah pelanggaran protokol kesehatan (protkes). Namun hingga tahapan di TPS selesai tidak ada laporan pelanggaran masuk ke KPU. “Semoga prestasi aman tidak ada pelanggaran ini benar-benar sampai akhir tahapan nanti,” tuturnya.
Ditempat terpisah, Komisioner KPU Kabupaten Sukabumi Divisi Sosialisasi dan SDM (Sumber Daya Manusia) Meri Sariningsih menyebutkan untuk hasil pleno di tingkat kecamatan se-Kabupaten Sukabumi, masyarakat diharapkan menunggu pleno di tingkat Kabupaten Sukabumi agar data yang ditampilkan lebih valid.
“Lebih baik tunggu pleno tingkat Kabupaten Sukabumi. Data lebih valid, di tingkat kecamatan memang sudah pleno. Kita akan rekap insya allah tanggal 16,” tandasnya. (hnd)



