Penggerebekkan Terduga Teroris di Kebonpedes Sukabumi, Polisi Amankan Wanita dan Balita

  • Whatsapp
Rumah berkelir abu-oranye tempat lokasi penggerebekan terduga teroris di Kebonpedes, Sukabumi. foto: istimewa

KEBONPEDES, RADARSUKABUMI.com – Penggerebekan sebuah rumah terduga teroris di Kampung Pamoyanan, Desa Bojongsawah, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi oleh aparat kepolisan membuat gempar dan tegang warga sekitar. Namun pasca kejadian tersebut, kini suasananya kondusif pada Senin (05/05/2021).

Ketua RT 04, Kampung Pamoyanan, Desa Bojongsawah, Kecamatan Kebonpedes, Jujun kepada Radar Sukabumi mengatakan, dirinya tidak mengetahui secara pasti terkait peristiwa penggerebekan rumah di kampung tersebut yang dilakukan petugas kepolisian.

Bacaan Lainnya

“Saya mengetahui rumah Ibu Anis berusia sekitar 60 tahun itu, digerebek oleh Pak Polisi itu, setelah mendapatkan kabar dari Pak RW. Iya, waktu itu saya lagi kerja, tiba-tiba Pak RW menghubungi saya via telepon seluler dan menyuruh pulang. Karena ada penggerebekan rumah terduga teroris,” kata Jujun kepada Radar Sukabumi pada Senin (05/04/2021).

Setelah itu, Jujun langsung menyambangi rumah Ibu Anis yang digrebek oleh pihak kepolisian itu. Setiba di rumahnya, Jujun mengaku tidak bisa berbicara banyak dengan pemilik rumahnya. “Jadi yang diamankan oleh pihak kepolisian itu, ada dua orang. Yakni, perempuan berinisial RA berusia sekitar 22 tahun dan anaknya yang masih balita berjenis kelamin laki-laki berusia sekitar dua tahun,” bebernya.

Saat digrebek, ujar Jujun, perempuan yang berinisial RA telah dicokok petugas kepolisian saat tengah duduk di kursi di dalam rumahnya. Sementara suaminya RA tengah bekerja di luar yang berprofesi sebegai sales.

“Tadi saya ke rumah Ibu Anis sekitar pukul 11.00 WIB. Tapi, Ibu Anisnya tidak ngomong atau masih bungkem. Iya, mungkin karena syok,” paparnya.

Pihaknya menambahkan, ia bersama warga lainnya merasa terkejut dan tidak percaya dengan peristiwa tersebut. Pasalnya, RA dimata masyarakat merupakan orang baik.

“Iya, RA itu asli warga sini. Aktivitas sehari-harinya tidak mencurigakan dan selalu ada di rumah dan jarang ke luar rumah. Makanya saya tidak percaya,” pungkasnya. (Den/rs)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *