Pemkot Sukabumi Canangkan Vaksinasi Anak

  • Whatsapp
Pemerintah Kota Sukabumi

PEMKOT – Pemerintah Kota Sukabumi mencanangkan vaksinasi anak untuk usia 12 tahun hingga 17 tahun. Pada pencanangan ini ada sebanyak 300 orang pelajar yang divaksin dan selanjutnya vaksinasi kepada pelajar akan dilakukan di sekolah-sekolah.

“Ini merupakan bentuk pada pencanangan ini ada sebanyak 300 orang pelajar yang divaksin dan selanjutnya vaksinasi kepada pelajar akan dilakukan di sekolah-sekolah,” ujar Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi usai pencanangan vaksin untuk anak di aula SMA Negeri 4 Sukabumi, Rabu (28/7).

Bacaan Lainnya

Pencanangan Vaksinasi ini dihadiri oleh Bunda PAUD Kota Sukabumi Fitri Hayati Fahmi, Sekda Kota Sukabumi Dida Sembada, Asda Bidang Administrasi Iskandar, dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Provinsi Jawa Barat, Nonong Winarni. “Hari ini pencanangan vaksinasi untuk anak sebagaimana arahan presiden dan gubernur Jabar, “ujarnya.

Vaksinasi anak ini juga kata Fahmi, dilakukan sebagai persiapan ketika sekolah tatap muka boleh dilakukan. Maka anak-anal secara mental dan fisik sudah siap karen telah divaksin.

“Saya mengajak orangtua dan guru memotivasi anak didik, mari sama-sama sukseskan vaksinasi anak di Sukabumi dan jangan percaya hoaks atau infornasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan, “ungkapnya.

Sebab percepatan vaksinasi ini jadi bagian untuk mewujudkan Kota Sukabumi cepat pulih dan turun level ke level 3, 2 atau 1. Meskipun sudah divaksin kata Fahmi, para pelajar tetap gunakan protokol kesehatan yakni 5M. Minimal gunakan masker, menjaga jarak, sering cuci tangan, jauhi kerumunan, dan batasi mobilitas.

Dirinya juga berterimakasih kepada keluarga besar dinas pendidikan dan KCD Jabar yang memobilisasi siswa dalam rangka percepatan vaksinasi di Kota Sukabumi. Semoga Sukabumi bisa turun level dengan percepatan vaksinasi ke level 3, 2 atau 1. Doa terbaik supaya pandemi bisa segera berakhir. (bal)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *