Ia menambahkan, dalam kepemimpinannya membawa jargon IMAN (Inovatif, Mandiri, Agamis, Nasionalis) dan optimis mampu membawa kemajuan bagi Kota Sukabumi ke depan dengan semangat Sukabumi yang IMAN.
“Saya juga berjanji dan komitmen untuk memberantas praktik korupsi. Dengan mengangkat pejabat yang bersih dan berkompeten tanpa mahar,” tandasnya.
Sementara itu, Penjabat (PJ) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji menyampaikan kesan dan pesannya setelah 17 bulan menjabat sebagai kepala daerah sementara.
“Hari ini saya mohon pamit, setelah tuntas melaksanakan tugas sebagai Penjabat Walikota Sukabumi. Kota Sukabumi terlalu indah untuk dilupakan. Izinkan kami pamit, dan terus jaga kondusifitas kota,” singkatnya. (bam/d)






