Lapas Sukabumi Kembali Gagalkan Penyelundupan Narkoba Lewat Makanan

  • Whatsapp
DIAMANKAN: Lapas Kelas IIB Sukabumi berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba, Senin (1/2). IST

SUKABUMI¬†— Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi, Warudoyong, Kota Sukabumi, kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan barang terlarang yang diduga narkotika jenis sabu melalui penitipan makanan, Senin (1/2).

Dari informasi yang diperoleh Radar Sukabumi, insiden terjadi sekira pukul 13.30 WIB, berawal dari kecurigaan petugas pemeriksa makanan terhadap barang bawaan berupa sale pisang yang dibawa dua pengunjung berinisial GG (21) dan IB (21) hendak diberikan untuk warga binaan pemasyarakatan bernisial AG.

Bacaan Lainnya

Setelah dilakukan pemeriksaan secara mendetail, didapatkan paket berisikan kristal warna putih yang dibungkus menggunakan alumuniumfoil bekas bungkus rokok sejumlah tujuh paket dalam sale pisang tersebut.

Kalapas Lapas Kelas IIB Sukabumi, Christo Victor Nixon Toar mengatakan, modus penyelundupan hampir sama dengan yang sebelumnya yakni, melalui pengunjung yang menitipkan makanan untuk Warga Binaan pemasyarakatan. “Modusnya hampir sama dengan sebelumnya, hanya saja saat ini melalui jenis makanan yang berbeda. Dimana, dalam upaya penyelundupan kali ini dimasukan ke dalam makanan sale pisang,” kata Christo kepada Radar Sukabumi, Senin (1/2).

Setelah ditemukan barang haram tersebut, petugas langsung melaporkan temuan secara berjenjang kepada Kepala Kesatuan Pengamanan, diteruskan Kepada Kalapas hingga ke Satnarkoba Polres Sukabumi Kota. “Kami berkomitmen penuh untuk tidak main-main dengan narkoba, siapapun yang terlibat dengan narkoba akan ditindak tegas terutama bagi yang mencoba memasukan narkoba ke dalam Lapas” tegasnya.

Saat ini, kedua pelaku penyelundupan narkoba beserta barang buktinya sudah diserahkan kepada Satnarkoba Polres Sukabumi Kota untuk dapat diproses lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku. “Pelaku sudah kami serahkan kepada Polres Sukabumi Kota untuk diproses secara hukum yang berlaku,” pungkasnya. (bam/t)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *