Ia pun menceritakan awal mulanya bisa menyelamatkan diri dari kejadian mengerikan tersebut. Sekitar pukul 16.00 WIB, tiba-tiba langit arah barat rumahnya gelap gulita dan tiba-tiba air bercampur lumpur langsung menerjang sekitaran rumahnya. Karena panik, ia bersama dua orang anaknya langsung menyalakan motor dan menyelamatkan diri ke rumah sanak saudaranya.
“Saat itu, cuaca gelap. Untuk menyalakan lampu kendaraan aja, cahanya hanya beberapa meter dari pandangan. Saat itu suasana sangat mencekam,” terangnya.
Pasca kejadian sambung dia, dirinya baru kali ini melihat tempat tinggalnya yang sudah tidak bisa terselamatkan. Sebab sejak beberapa hari setelah kejadian, warga tidak diperbolehkan masuk ke lokasi. (why)






