Kebakaran di Kabupaten Sukabumi 2021, Tekor Rp9 Miliar 123 Kejadian Gara-gara Api

  • Whatsapp
Kebakaran ukabumi

SUKABUMI – Setiap bulan, kebakaran kerap kali terjadi di wilayah Kabupaten Sukabumi. Penyebabnya pun beragam, begitupun dengan jenis kasusnya. Apapun itu, kebakaran selalu meninggalkan duka, luka dan kerugian.

Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sukabumi mencatat jumlah kebakaran sepanjang bulan Januari hingga tanggal 9 November ini mencapai 123 kejadian. Penyebab kebakaran didominasi akibat arus pendek atau korsleting listrik.

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang (Kabid) Dalops dan Sapras Dinas Damkar Kabupaten Sukabumi, Ismat Ahmad Komarudin mengatakan, ada beberapa jenis kebakaran yang terjadi selama kurun waktu 11 bulan terakhir.

“Jenis yang terbakar, pertama rumah tinggal pemanen, semi permanen, dan non permanen, lalu bangunan ruko, pabrik, bank atau kantor, sekolah, gedung, kandang alang-alang, kendaraan, dan lainnya,” ujarnya kepada Radar Sukabumi, Jumat (19/11/2021).

Jumlah rumah tinggal yang kebakaran totalnya sebanyak 57 unit, diantaranya rumah permanen sebanyak 40 unit, rumah semi permanen 7 unit, dan non permanen 10 unit rumah. Sedangkan bangunan, yakni ruko 10 unit, pabrik 10 unit, bank atau kantor 2, sekolah 1, gedung 6, kemudian kandang 5 unit.

“Lain-lain sebanyak 21, alang – alang atau hutan 6 yang terbakar dan kendaraan 8 unit baik roda dua maupun roda empat,” jelasnya.

Adapun penyebab kebakaran, sambung Ismat, akibat kompor, arus pendek listrik, dan lainnya, total sebanyak 39 penyebab kebakaran. Kebakaran yang diakibatkan oleh kompor 15 kejadian, arus pendek listrik 69 kejadian, dan lainnya 39 kejadian.

“Penyebab kejadian didominasi akibat arus pendek listrik sekitar 56, 10 persen dari total semua kejadian kebakaran. Adapun korban akibat kebakaran hanya menibulkan satu orang korban jiwa terjadi pada Juli 2021 lalu. Untuk total kerugian secara keseluruhan mencapai Rp 9,1 milar,” ungkapnya.

Dalam kesempatan inipun, Ismat berpesan kepada warga masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap segala sesuatu yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Seperti halnya penyebab-penyebab yang diutarakannya, yakni hati-hati dalam hal listrik, kompor dan potensi lainnya. (ris/t)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *