BERITA UTAMAJAWA BARAT

Kasus Positif COVID-19 Tembus 2 Ribu, Kang Uu Minta Ini Ke Ulama dan Kiyai

BANDUNG — Hari ini, Kasus positif COVID-19 di Jawa Barat bertambah. Tercatat terjadi 262 kasus baru, yang membuat angka kasus positif di Jabar terakumulasi ke angka 1.962 orang. Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum meminta kepada seluruh masyarakat untuk mematuhi semua himbauan dan aturan yang ada dari pemerintah.

“Saya minta masyarakat jangan sombong, jangan ada hal semacam itu. Karena sudah banyak yang positif, dan saya berharap kepada para Kiyai dan ulama menyadarkan masyarakat tentang bahayanya hal ini, jangan selalu menyalahkan pemerintah. Mari bersama-sama untuk tidak berkrumun saat pada hari raya, “terangnya.

Menurutnya, melonjaknya angka yang positif di Jawa Barat dipengaruhi oleh gencarnya pemerintah melakukan rapid test disejumlah daerah, angka 2 ribu hasil dari rapid test dari 3 ribu orang. “Memang hasilnya seperti itu, tetapi kita masih dibawah dari Provinsi lain, jumlah penduduk kan 50 ribu lebih, terus kedua banyak yang terkena dari wilayah Jakarta tetapi ber KTP Jawa Barat. Kemudian terjadi penundaan data, sehingga saat dilaporkan hari ini menjadi banyak, “jelas Bupati Tasikmalaya periode 2011-2016 ini.

Disisi lain Pemprov tidak heran, disisi lain ini merupakan warning bagi masyarakat yang coba-coba melanggar aturan dari pemerintah. Maka dari itu, orang yang merupakan mantan mahasiswa Universitas Siliwangi ini meminta kepada ulama dan kiyai untuk memberikan wawasan kepada masyarakat.

“Jadi begini, banyak kan beberapa ulama yang berbicara, ke masjid dilarang tapi pasar dan mall banyak berkrumun. Saya rasa, bukan hanya di masjid pemerintah melarang, tetapi dimanapun tempatnya untuk berkumpul atau berkrumun itu dihimbau untuk melakukan. Mari berhenti saling menyalahkan, ambil hikmahnya dan bersama-sama untuk menekan penyebaran Virus Corona 19, “tukas suami dari Hj. Lina Marlina. (hnd)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button