“Waktu kita menambah train set tentu membutuhkan depo. Depo nanti akan kita bangun atau kita perluas di Rangkasbitung, Cikarang, dan Bogor,” ujarnya.
Selain itu, KAI juga menyiapkan perpanjangan peron stasiun dan pembangunan jalur stabling atau area parkir kereta. Fasilitas ini diperlukan untuk menampung tambahan armada yang beroperasi pada malam hari maupun saat tidak digunakan.
Melalui serangkaian pengembangan tersebut, KAI menargetkan kapasitas layanan KRL Jabodetabek meningkat signifikan dalam lima tahun ke depan. Saat ini jumlah penumpang harian KRL mencapai sekitar 1,3 juta orang pada periode puncak.(*)






