“Gol tersebut untuk Indonesia dan Ibu beserta keluarga di Sukabumi. Khusus untuk Ibu, hari besok (hari ini red) ulang tahun mungkin untuk ibu saya persembahkan. Namun saya juga tetap berterima kasih kepada semua masyarakat Sukabumi dan Indonesia yang sudah mendukung hingga sampai seperti ini,” tukasnya.
Lebih lanjut dirinya mengatakan, gol ini merupakan kado terindah yang takan pernah dilupakan sepanjang hidupnya. Betapa tidak, gol tersebut terjadi saat di final dan menjadi penentu semangat teman-temannya untuk mengalahkan tim Thailand. Dengan ini, dirinya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Indonesia khususnya yang ada di Sukabumi.
Kedepan dirinya juga berharap, tak hanya ada dirinya yang sukses masuk timnas dari Sukabumi. Namun, ada Sani-sani lain yang mampu berlaga diajang tertinggi seperti ini. “Bagi generasi mendatang atau adik-adik yang ada di Sukabumi dan teman-teman semua, tetap semangat dan bekerja keras serta disiplin. Semoga ada orang Sukabumi yang bisa melebihi capaian seperti saat ini,” harap Sani.
Saat ditanya mimpi apa hingga cetak gol, Sani mengaku tak bermimpi apa-apa. Namun, dalam hati dirinya yakini bahwa harus bermain baik dan kalau bisa mencetak gol. “Mungkin ini doa dari orang tua dan harapan saya yang kuat hingga bisa mencetak gol pada pertandingan final tersebut,” tukasnya. (hnd)






